Unduh Aplikasi

BPKP Kawal Perencanaan dan Penganggaran APBK Aceh Tengah 2021 

BPKP Kawal Perencanaan dan Penganggaran APBK Aceh Tengah 2021 
Kepala BPKP Perwakilan Aceh, Indra Khaira Jaya saat melakukan pertemuan koordinasi dengan Bupati Aceh Tengah dan Sekda Aceh Tengah, Kepala Bapeda, BPKA dan Inspektur. Foto: untuk AJNN.

ACEH TENGAH - Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, Indra Khaira Jaya menyampaikan bahwa akuntabilitas kinerja menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari akuntabilitas keuangan. 

Hal ini berarti jika Pemerintah Daerah (Pemda) memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) maka sepatutnya searah dengan pencapaian akuntabilitas kinerja yang memperoleh predikat minimal B dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Daerah (LKIPD).

Namun menurut Indra, pada kenyataannya, yang sering kali terjadi adalah pemda mendapat predikat C bahkan D meskipun LKPD memperoleh opini WTP. Fenomena tersebut terjadi di Kabupaten Aceh Tengah dan penyebab hal tersebut tentu menjadi titik perhatian BPKP. 

"Perencanaan kegiatan menjadi titik kunci awal pencapaian hasil yang optimal dan memberikan dampak positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat," ujar Indra Khaira Jaya dihadapan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abu Bakar pada Rabu (28/4/2021) di Takengon.

Pertemuan Indra Khaira Jaya dan Bupati Shabela Abubakar dalam rangka silaturahim penguatan akuntabilitas Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui kegiatan evaluasi perencanaan dan penganggaran APBK Kabupaten Aceh Tengah tahun anggaran 2021 yang telah dimulai sejak hari Senin, 25 April 2021.

Indra kepada wartawan mengatakan bahwa evaluasi yang mereka lakukan ini ini menyasar simpulan efektivitas dan efisiensi alokasi belanja untuk mencapai tujuan. 

Hasil evaluasi ini akan disampaikan kepada Bupati Aceh Tengah yang menginformasikan simpulan potensi ketercapaian sasaran pembangunan daerah serta masukan perbaikan untuk anggaran perubahan dan/atau penganggaran tahun berikutnya.

Sementara itu Bupati Aceh Tengah, Shabela Abu Bakar menyambut baik kegiatan evaluasi tersebut, dan siap memberikan informasi dan data perencanaan tahun 2021 yang diperlukan Tim BPKP. 

Menurut Shabela, rekomendasi BPKP sebagai auditor independen dalam memotret perencanaan dan penganggaran APBK TA 2021 menjadi bahan pertimbangan utama bagi pihaknya untuk memperbaiki perencanaan pembangunan.

Pada pertemuan ini juga disampaikan agenda prioritas pengawasan daerah yang berfokus pada perbaikan tata kelola pemerintah daerah melalui penerapan SPIP Terintegrasi. Hal ini juga disambut baik Bupati Aceh Tengah dengan menyampaikan komitmen untuk merealisasikan agenda tersebut berdasarkan Mou antara Kabupaten Aceh Tengah dan Perwakilan BPKP Aceh.

Shabela juga memberikan apresiasi atas peran BPKP selama ini terutama terkait isu strategis refocusing APBD, penatausahaan keuangan TA 2021 dan peningkatan kapabilitas APIP.

Komentar

Loading...