Unduh Aplikasi

BPK Ungkap Utang Proyek Rp 98,5 Miliar di Dinas Pengairan Aceh

BPK Ungkap Utang Proyek Rp 98,5 Miliar di Dinas Pengairan Aceh
LHP BPK tahun 2019. Foto: Ist

BANDA ACEH - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya 42 paket penanganan darurat (bencana alam) yang pekerjaannya sudah selesai dikerjakan oleh rekanan, namun belum dibayarkan oleh Pemerintah Aceh.

Paket pekerjaan tersebut pada tahun 2009 dan 2010, atau saat Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Irwandi - Muhammad Nazar. Total utang atau uang yang belum dibayarkan Pemerintah Aceh kepada rekanan mencapai Rp 98 miliar lebih.

Temuan BPK paket yang belum dibayarkan ketika masa Pemerintahan Irwandi Yusuf-Muhammad Nazar. Foto: Dok AJNN

Temuan BPK, proyek tersebut sudah dilakukan audit administrasi, nilai/fisik pekerjaan serta manfaat pekerjaan tersebut oleh Inspektorat Aceh pada tahun 2013.

Baca: Irwandi Tinggalkan Proyek Bermasalah, Ini Daftarnya

Dari LHP BPK tahun 2019, adapun perkiraan nilai pokok terhadap 42 paket tersebut sebesar Rp 98,5 miliar lebih, tidak termasuk perhitungan kerugian materiil per tahun berjalan. Seluruh paket tersebut berada di bawah Dinas Pengairan Aceh.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengairan Aceh, Mawardi yang dikonfirmasi AJNN belum membalas pesan singkat yang dikirimkan via WhatshAp.

Komentar

Loading...