Unduh Aplikasi

Kepala BPJS Aceh: Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien

Kepala BPJS Aceh: Rumah Sakit Tak Boleh Tolak Pasien
BANDA ACEH – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Wilayah Aceh, Rita Masyita Ridwan mengatakan pihak rumah sakit di manapun wajib memeberikan pelayanan kondisi medis kepada pasien, meski belum mengetahui pasien tersebut peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau bukan.

Dikatakan Rita, beracuan dalam Undang-Undang No 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit, ketika masyarakat sakit, rumah sakit wajib menangani dulu tanpa melihat peserta JKN atau bukan.

“Itu wajib. Undang-Undang Nomor 44 tentang Rumah Sakit ada di situ kewajiban sarana pelayanan kesehatan, untuk memberikan pelayanan terhadap kondisi medis si pasien,” katanya kepada wartawan usai acara peresmian UPTD Puskesmas Ulee Kareng, Selasa (23/3).

Setelah itu kata rita, baru berbicara persoalan penjaminan yang sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes), penjaminan itu dihitung 3 kali 24 jam dalam hari kerja, tidak termasuk hari libur.

“Sebaiknya pasien saat berobat itu jangan bayar dulu. Harus berhati-hati, karena ada oknum yang menfaatkan kondisi. Ketika dia melihat pasien emergency dia minta terus uang, kenapa rupanya, padahal pasien pas dicek peserta JKN, jadi jangan bayar dulu,” kata Rita.

BPJS Wilayah Aceh juga menghimbau kepada masyarakat segera mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

"Jangan tunggu sakit terlebih dahulu baru mendaftar. Kalau mendaftar tidak susah, datang ke kantor BPJS dan daftarkan,"katanya.

Komentar

Loading...