Unduh Aplikasi

BPJS: Banyak Badan Usaha Tak Daftarkan Karyawannya

BPJS: Banyak Badan Usaha Tak Daftarkan Karyawannya
BANDA ACEH - Kepala Departemen Manajemen Pelayanan Rujukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Divisi Regional Sumbagut, Sari Quratul Ainy menyebutkan saat ini masih banyak badan usaha yang tidak mendaftarkan karyawannya pada BPJS.

"Saya akui masih banyak perusahaan atau badan usaha yang belum mendaftarkan karyawannya ke BPJS kesehatan," katanya, Rabu (16/3) di Banda Aceh.

Dikatakannya, saat ini pihaknya belum melakukan pendataan terhadap sejumlah badan usaha yang berada di Aceh terutama di Banda Aceh.

"Data pasti kita belum ada, tapi kita sedang melakukan pendataan semua Badan Usaha," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk memperoleh data pekerja penerima upah di sejumlah perusahaan dan badan usaha.

"Kerja sama ini nantinya untuk mengetahui berapa jumlah karyawan sebagai pekerja penerima upah," jelasnya.

Setelah mengetahui jumlah karyawannya, pihaknya akan menghimbau kepada badan usaha tersebut untuk mendaftarkan karyawannya ke BPJS Kesehatan.

Terkait dengan sanksi, dia mengaku belum bisa menyebutkan sanksi yang akan diberikan.

"Kita belum tetapkan sanksinya, tapi kami akan memberikan pemahaman kepada badan usaha yang belum mendaftarkan karyawannya," jelasnya.

Ia juga menjelaskan, pada tahun 2016 pemerintah telah melakukan perubahan penyesuaian iuran BPJS sesuai dengan Perpres no 19 tahun 2016.

Dimana peserta pekerja penerima upah (PPU) yang terdiri dari PNS, TNI/Polri, pejabat Negara dan pegawai pemerintah non PNS sebesar 5 persen dari gaji atau upah per bulan.

"Sementara PPU badan usaha swasta tetap sama dengan sebelumnya yakni 4 persen pemberi kerja dan 1 persen peserta," ungkapnya.

Komentar

Loading...