Unduh Aplikasi

BPBA akan Tata Kawasan Bencana untuk Minimalisir Korban

BPBA akan Tata Kawasan Bencana untuk Minimalisir Korban
Kepala BPBA, Ilyas.Foto: AJNN/Indra Wijaya.

BANDA ACEH - Demi menekan jumlah korban akibat bencana alam maupun non alam terjadi di Aceh, Badan Penanggulan Bencana Aceh (BPBA) berencana mengatur dan menata kembali kawasan-kawasan yang rawan akan bencana.

Kepala BPBA Ilyas mengatakan, untuk awal tahun 2021 satu saja, kerugian Aceh akibat bencana alam sekitar Rp 9,5 miliar.

"Itu data per 18 Januari 2021," kata Ilyas kepada wartawan, Senin (18/1/2021).

Oleh karena itu sambungnya, untuk meminimalisir kerugian dan menekan angka korban akibat bencana, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi tentang tanggap bencana kepada masyarakat.

Baca: Plt Kadinsos Aceh Tinjau Lokasi Longsor di Bener Meriah

"Masyarakat harus paham apa yang perlu dilakukan dan apa yang harus dihindari saat menghadapi bencana," ucapnya.

Ia mengatakan semua pihak kini harus membangun persepsi yang sama dalam mengatasi bencana di Aceh. Selain itu lanjut Ilyas, upaya preventif juga harus diutamakan agar kerusakan dan korban jiwa dapat diminimalisir.

"Kemudian penggalangan kekuatan dan kerjasama dengan semua pihak juga penting," ucapnya.

Kata Ilyas, yang menjadi perhatian pemerintah saat ini ialah menekan angka korban akibat bencana.

"Mitigasi kita ada dalam bentuk fisik. Penyadaran dalam masyarakat terkait kebencanaan itu yang utama.

Dan untuk kesiapan alat dan logistik, menurut Ilyas, BPBA Aceh telah menyiapkan alat-alat berat seperti eskavator juga tim yang mengoperasionalkan agar bisa segera memberi bantuan dan bisa meminimalisir jatuhnya korban saat terjadi bencana

“BPBA selalu menganjurkan kepada masyarakat, jika musim hujan untuk selalu  membersihkan saluran-saluran agar tidak tersumbat  hingga mengakibatkan banjir, itu anjuran kita kepada masyarakat.” pungkasnya.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...