Unduh Aplikasi

Bongkar Sindikat Curanmor, Polres Pidie Jaya Ringkus Penadah Asal Pidie

Bongkar Sindikat Curanmor, Polres Pidie Jaya Ringkus Penadah Asal Pidie
Foto : Ist

PIDIE JAYA - Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Pidie Jaya, meringkus TS warga Gampong Pulo Ie, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie. TS diduga sebagai penadah motor curian.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Musbagh Ni'am melalui Kasat Reskrim Iptu Dedy Miswar dalam jumpa pers di Mapolres Pidie Jaya, Senin (17/2) mengatakan, pengungkapan sindikat curanmor itu usai polisi berhasil menggagalkan sekaligus menangkap BI (38) dan RI (30) warga Gampong Kayee Raya, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, saat hendak mencuri sepeda motor di komplek kantor bupati setempat beberapa waktu lalu.

"Penangkapan TS ini adalah perkembangan kasus dari penangkapan BI dan RI yang mencuri motor di komplek bupati Pidie Jaya beberapa waktu lalu. TS adalah sebagai penampung barang (motor) curian," kata Iptu Dedi.

Dedi menjelaskan, TS ditangkap di Kecamatan Tangse, Pidie, 4 Februari 2020. Dari pengakuan TS, motor curian asal Pidie Jaya ia suplai ke Seumeulu dan Aceh Barat.

"Menerima informasi dari TS, kemudian pada Selasa 11 Februari 2020, tim opsnal Sat Reskrim Polres Pidie Jaya,  langsung bergerak ke wilayah hukum Seumeulu dan Aceh Barat, guna membongkar sindikat curanmor. Saat menyisir Kabupaten Seumeulu, kita mengamankan dua unit sepeda motor metic. Pulang dari Seumeulu kita kembali menyisir Aceh Barat, dan mendapatkan satu unit di Aceh Barat," jelasnya.

Namun sambung Dedi, penadah di Seumeulu berhasil melarikan diri saat hendak diringkus aparat kepolisian, polisi memaaukan penadah asal Seumeulu itu ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO&.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 362 Jo Pasal 363 ayat (1), (4) dan (5) KUH Pidana, dengan ancama hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun.

"Semua barang bukti motor curian itu, kini sudah diamankan di Mapolres Pidie Jaya," tutup Iptu Dedi.

Komentar

Loading...