Unduh Aplikasi

Bola Panas di Tangan BPSDM Aceh

Bola Panas di Tangan BPSDM Aceh
Ilustrasi: dreamstime.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh harus benar-benar menyeleksi para calon penerima 2.120 kuota beasiswa yang disediakan Pemerintah Aceh. 

Saat ini tercatat sebanyak 6.785 orang melamar untuk mendapatkan beasiswa itu. Jumlah pendaftar yang melampaui target ini bahkan membuat BPSDM Aceh menunda pengumuman. Mereka beralasan perlu waktu lebih lama untuk menyeleksi calon penerima. 

Tentu saja publik berharap seleksi ini benar-benar diberikan kepada mereka yang berhak; calon penerima yang memenuhi syarat dan benar-benar layak. Tidak hanya dari segi kemampuan otak, namun juga kelayakan dari sisi kemampuan finansial. 

Pendidikan adalah salah satu kunci, setelah kesejahteraan, untuk meredam Aceh kembali dirundung konflik bersenjata. Bahkan banyak yang menilai seluruh anak di Aceh harus mendapatkan pendidikan yang tinggi untuk membuka akses seluas-luasnya bagi sumber daya manusia Aceh untuk bersaing dan berkembang secara sehat. 

Namun hal-hal seperti ini sering kali diabaikan. Kasus dugaan korupsi bantuan beasiswa Pemerintah Aceh yang saat ini bergulir di Kepolisian Daerah Aceh, misalnya, adalah contoh nyata bahwa tidak semua orang memahami pentingnya arti pendidikan agar Aceh tak lagi berkubang dalam konflik. 

Banyak orang-orang yang berkuasa mencoba memainkan pengaruh mereka untuk memberikan keuntungan kepada orang-orang terdekat. Tidak sedikit pula orang-orang yang mau memberikan kick back dari uang beasiswa yang seharusnya digunakan sepenuhnya untuk menjalani pendidikan kepada mereka menggunakan pengaruhnya untuk menentukan penerima beasiswa.

Karena itu, proses seleksi calon penerima beasiswa Pemerintah Aceh ini harus dilakukan secara transparan. Bahkan para kandidat berhak diberikan kesempatan untuk membuktikan kandidat yang gagal untuk membuktikan mereka benar layak mendapatkan beasiswa atau tidak. 

Kejadian-kejadian buruk yang mengiringi pemberian beasiswa kepada masyarakat Aceh harus jadi pelajaran. Dan tanggung jawab terbesar untuk mencegah hal-hal itu berulang berada di BPSDM Aceh. 

HUT Pijay

Komentar

Loading...