Unduh Aplikasi

Bocah Terseret Arus Sungai Arakundo Belum Ditemukan

Bocah Terseret Arus Sungai Arakundo Belum Ditemukan
Petugas gabungan sedang mencari korban yang hanyut di Sungai Arakundo. Foto: Ist

ACEH UTARA - M. Majib (5), bocah laki-laki yang sebelumnya dikabarkan tenggelam di Sungai Arakundo, Peudari, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, hingga Jumat (1/2) belum ditemukan.

Tenggelamnya bocah asal Dusun Bidari, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur tersebut bermula ketika korban bersama kakeknya Ramli (58), sedang menyeberangi Sungai Arakundo menggunakan sebuah sampan dayung bermaksud untuk mengambil ternak kerbau di seberang sungai Aceh Utara.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara Munawar menyebutkan hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk mencari bocah itu.

Menurut laporan dan keterangan Ramli kepada petugas SAR Aceh Utara, korban hanyut dikarenakan melompat dari perahu yang mereka tumpangi saat hendak mencapai tepian sungai.

"Saat perahu hendak sampai ketepian, korban langsung melompat ke dalam sungai dari perahu yang mereka tumpangi di tengah derasnya arus sungai," kata Munawar kepada AJNN.

Baca: Bocah Lima Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Peudari

Sebutnya, Ramli mengaku, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 11.00 WIB. Saat itu secara tiba-tiba dirinya melihat cucunya itu melompat ke dalam sungai dari perahu sampan.

Saat itu pula dirinya langsung ikut melompat untuk menyelamatkan korban. Namun usaha tersebut tidak berhasil, korban langsung diseret serta digulung oleh derasnya arus sungai.

Ia mengatakan, hingga saat ini bocah asal Aceh Timur tersebut masih dalam proses pencarian dan belum ditemukan oleh tim SAR gabungan Aceh Utara dan Aceh Timur dibantu masyarakat.

"Petugas masih di lokasi melakukan penyisiran dan pencarian keberdaan korban di sepanjang alur sungai menggunakan perahu karet," jelasnya.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...