Unduh Aplikasi

Bocah Penderita Tumor di Singkil Butuh Uluran Tangan

Bocah Penderita Tumor di Singkil Butuh Uluran Tangan
Perliandi bersama kedua orang tua. Foto: Edi Putra

ACEH SINGKIL - Perliandi, bocah berusia sebelas tahun asal Kampong Tanjung Betik, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil yang menderita benjolan di leher, mirip dengan tumor butuh uluran tangan dermawan untuk proses pengobatanya.

Putra pertama dari pasangan Mazli (33), dan Parida (30), itu kondisinya kian lemah, jika setahun lalu benjolan di lehernya masih seukuran kelereng, kini benjolan itu hampir menutupi lehernya. Bocah malang yang duduk di bangku kelas empat sekolah dasar itupun sudah setahun ini tak lagi bersekolah, sebab fisiknya kian melemah.

"Sudah tidak sekolah lagi, takut sakit disenggol kawan, pingin sembuh biar bisa sekolah lagi," kata Parliandi lirih, saat AJNN menyambangi rumahnya, Selasa (8/11).

Bukan tanpa usaha, menurut Mazli (33), sejak diketahui ada benjolan tumbuh di leher putranya itu, berbagai pengobatan tradisional telah ditempuh, berobat ke rumah sakit di Medan Sumatra Utara juga pernah dilakukan, namun lantaran kekurangan biaya, pengobatan yang dilakukan tak tuntas.

"Awalnya berobat kampung sampai ke Barus Tapanuli Tengah, namun kian hari benjolan semakin membesar, pernah juga kami bawa ke rumah sakit di Medan, dokter menyarankan operasi, namun karena keterbatasan biaya dan katanya resikonya lebih besar, akhirnya kami bawa pulang," ujar Mazli.

Pria yang bekerja serabutan itu menambahkan, saat berobat di Medan diagnosis dokter menyebutkan putranya itu mengalami Chronic inflamatory proces specifik tuberculose, sehingga harus dioperasi, namun apa daya kehidupan yang pas-pasan membuatnya hanya bisa memilih pengobatan alternatif.

"Sekarang ini kami berobat alternatif di Subulusalam, memang kalau ke dokter ada BPJS, tapi biaya lain kami tidak mampu. kemarin ada bapak-bapak, katanya dari BFLF datang kemari juga, mereka ingin memfasilitasi anak kami berobat ke Banda Aceh" ungkap Mazli.

Mazli sangat bersyukur Blood For Life Foundation mau memfasilitasi pengobatan putranya, malam ini perliandi akan berangkat ke Banda Aceh, Mazli berharap uluran tangan para dermawan untuk kesembuhan putranya itu.

"Mereka nanti yang akan mengurus di Banda Aceh, kami tinggal di rumah singgah, katanya lama pengobatanya, ya kami sangat bersyukur, kami mohon bantuan dan doa untuk kesembuhan anak kami," kata Mazli.

Komentar

Loading...