Unduh Aplikasi

BNNP Lakukan Pemetaan Daerah Rawan Narkoba di Jantho

BNNP Lakukan Pemetaan Daerah Rawan Narkoba di Jantho

BANDA ACEH - Badan Narkorika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh dan Deputi Pemberdayaan masyarakat melakukan rapat kerja pemetaan kawasan rawan narkoba dengan pemerintah kabupaten Aceh Besar.

Acara yang berlangsung di kantor bupati setempat tersebut dihadiri wakil bupati Aceh Besar Tgk Husaini Abdul Wahab. Dalam sambutanya ia menyampaikan mendukung penuh kegiatan BNNP tersebut dalam melakukan pemberantasan narkoba di Aceh Besar.

Sementara kepala BNNP ACEH Brigjen Pol. Faisal dalam sambutanya menyampaikan Aceh dalam keadaan Darurat Narkoba, banyak generasi penerus bangsa yang terjerumus dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba mengancam masa depan Bangsa.

Menurutnya masalah narkoba adalah masalah bersama maka dari itu ia mengajak kepada seluruh peserta rapat untuk bersama sama menyelamatkan generasi muda bangsa dari ancaman nyata narkoba saat ini dengan upaya Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

"Mari Kita Sukseskan Program Alternatif Development ini Demi Membangun Aceh yang Sejahtera, Mandiri dan Bebas Narkoba" kata Brigjen Pol. Faisal.

"Kalo masalah narkoba ini kita biarkan maka tunggulah kehancuran," tambahnya.

Selain di kabupaten Aceh Besar Program alternatif debelopment ini juga akan dilakukan di kabupaten Bireuen dan Gayo Lues. Kegiatan ini dirancang dalam 10 tahun mendatang, yang dimulai pada 2016 sampai 2025.

Kegiatan ini juga dibagi dalam tiga tahapan yaitu tahap pertama 2016-2018 dengan program membangun kepercayaan, tahap kedua 2019-2024 implementasi program dan tahap ketiga 2025 membangun agrowisata.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Besar Tgk. Husaini Abdul Wahab, Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H., Dir. Pemberdayaan Alternatif Brigjen Pol. Dr. Juansih, Sekda Kab. Aceh Besar, Para SKPD, Para Geucik Kab. Aceh Besar yang terlibat dalam program GDAD. 

Komentar

Loading...