Unduh Aplikasi

BNNP Aceh Periksa Napi Kasus Pencucian Uang Narkoba

BNNP Aceh Periksa Napi Kasus Pencucian Uang Narkoba
Narapidana tindak pidana pencucian uang (TPPU) narkoba Faisal bin Sulaiman. Foto: Ist

BANDA ACEH - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh memeriksa seorang narapidana tindak pidana pencucian uang (TPPU) narkoba yang selama ini berada di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Banda Aceh.

Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Faisal Abdul Nasser mengatakan narapidana TPPU bernama Faisal bin Sulaiman itu diperiksa karena tidak berada di penjara saat kejadian kerusuhan di Lapas dua hari lalu.

"Saat kejadian itu dia (Faisal) tidak ada di lapas, keesokan harinya yang bersangkutan sudah ada di penjara. Padahal petugas BNNP sudah ditempatkan di Lapas Banda Aceh khusus mengawasi Faisal bin Sulaiman. Jadi kapan dia masuk ke Lapas," kata Kepala BNNP Aceh, Sabtu (6/1).

Faisal Bin Sulaiman narapidana TPPU mendapatkan asimilasi atau proses pembinaan napi di dalam masyarakat di salah satu Dayah di Kecamatan Jantho, Aceh Besar, selama lima bulan dari Agustus 2017 sampai Januari 2018 sebelum mendapatkan bebas bersyarat.

"Menurut informasi yang bersangkutan jarang berada di pasantren dan juga jarang menginap di Lapas Banda Aceh. Selama proses asimilasi juga tidak pernah dikawal petugas penjara," ujarnya

Kepala BNNP Aceh menyebutkan Faisal bin Sulaiman merupakan gembong narkoba asal Aceh yang ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di pada Maret 2013 yang bersangkutan di vonis 10 tahun penjara.

Namun, kata dia, setelah divonis 10 tahun penjara, Faisal bin Sulaiman yang juga asal Bireuen, dipindahkan ke Lembaga Permasyarakatan (LP) Banda Aceh sejak 2014 lalu.

"Kami masih melakukan penyelidikan kemana saja Faisal selama ini di luar penjara saat mendapatkan asimilasi. Ini menjadi tugas BNNP Aceh meski kasusnya TPPU, tetapi uangnya berasal dari bisnis Narkoba," ungkapnya.

Komentar

Loading...