Unduh Aplikasi

BNNP Aceh Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 26 Miliar

BNNP Aceh Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Rp 26 Miliar
Barang bukti narkoba dimusnahkan menggunakan mobil incinerator. Foto: AJNN/Tommy 

BANDA ACEH - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh memusnahkan barang bukti narkoba berupa sabu, ganja, pil ekstasi dan happy five kantor BNNP Aceh setempat, Selasa (17/3).

Barang bukti bernilai Rp 26 miliar tersebut dimusnahkan menggunakan mobil pemusnahan barang bukti narkoba (incinerator). 

Kepala BNNP Aceh, Heru Pranoto menyebutkan 19 kilo sabu dan 20 ribu pil happy Five, seribu pil ekstasi merupakan barang bukti hasil temuan pihak Babinsa Koramil Bendahara, Aceh Tamiang pada awal Januari 2020. 

"Sementara 54 bungkus ganja hasil pengungkapan di kawasan Lamteuba, Aceh Besar dan di Gayo Lues," katanya. 

Ia menyebutkan Provinsi Aceh daerah paling rawan peredaran narkoba. Sekitar 82 ribu jumlah penduduk di Aceh diduga terpapar narkoba. Masuknya narkoba di Aceh melalui jalur-jalur kecil di sepanjang pantai Aceh. 

"Dilihat dari data, Aceh peringkat ke enam nasional daerah rawan narkoba," sebutnya. 

Untuk itu, perlu perhatian serius dari semua stakeholder holder dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di Aceh, terutama melakukan pengawasan di pesisir pantai yang sering dijadikan jalur masuknya barang haram tersebut ke Aceh. 

"Oleh sebab itu perlu kita awasi jalur-jalur yang sering dijadikan masuknya narkoba," ungkapnya. 

Komentar

Loading...