Unduh Aplikasi

BKSDA Lepasliarkan Harimau Sumatera di Gayo Lues

BKSDA Lepasliarkan Harimau Sumatera di Gayo Lues
 Foto : Ist

LHOKSEUMAWE – Seekor Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) berusia tiga tahun kembali dilepasliarkan ke habitatnya di kawasan Gayoe Luwes, Senin (9/11).

Pelepasan harimau dengan berat 55 kilogram tersebut dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BKSDA Aceh, Bupati Gayo Lues, Polres Gayo Lues dan sejumlah elemen terkait lainnya.

Kepala BKSDA Aceh, melalui Konservasi Wilayah I Lhokseumawe, Kamarudzaman mengatakan, pada 17 Oktober 2020 lalu, harimau tersebut ditemukan terkena jerat kawat kumparan yang melilit leher, dada dan pinggangnya.

“Akibat lilitan jerat kawat yang mengenai “malelang jaya” mengakibatkan system sirkulasi dan motorik saraf terganggu. Sehingga mengakibatkan luka pada bagian pinggang,” ujarnya kepada AJNN.

Sambungnya, harimau tersebut sempat dirawat secara intensif di SPTN 3 Balngkejeren-BBTNGL. Selama perawatan menunjukkan kondisi yang mulai membaik, kemudian dokter membolehkan agar harimau itu bisa kembali dilepasliarkan.

“Harimau tersebut dilepasliarkan di kawasan hutan lindung terangun, Gayoe Lues, yang merupakan kawasan habitat harimau, dan jauh dari lokasi ditemukan terjerat,” ujarnya.

Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Indra Eksploitasia, mengatakan, Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan, melalui UPT Direktorat Jendral KSDAE, pihaknya terus berupaya melakukan mitigasi dan penanganan konflik satwa liar diseluruh wilayah kerjanya.

“Kesadaran dan rasa kepedulian yang patut menjadi teladan bagi masyarakat hidup berdampingan dengan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Gayoe Lues mengimbau kepada masyarakat daerah setempat khususnya yang tinggal di kawasan habitat harimau untuk sama-sama menjaga kelestarian alam, khususnya harimau dengan tidak memasang jerat, racun dan perburuan yang dapat menyebabkan kematian satwa yang dilindungi tersebut.

Komentar

Loading...