Unduh Aplikasi

BIN dan BAIS Diminta Awasi Peran Asing dalam Pilkada Aceh

BIN dan BAIS Diminta Awasi Peran Asing dalam Pilkada Aceh
Pangdam Iskandar Muda, Mayor Jenderal Luczisman Rudy Polandi
NAGAN RAYA - Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda, Mayor Jenderal Luczisman Rudy Polandi, mengatakan pihaknya akan terus mengawasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Aceh 2017 terutama dari intervensi asing.

"Kami sudah bicara dengan Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Intelijen Strategis (BAIS), untuk membangun proses- proses kontra intelijen dalam pilkada ini untuk menghindari campur tangan asing," kata Rudy Polandi kepada wartawan, disela- sela kunjungan kerjanya ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suak Puntong, Kabupaten Nagan Raya, Jumat (12/8).

Ketika menjabat Kabinda Aceh, Rudi mengaku juga pernah mendeportasikan salah satu warga Jepang yang dicurigai ikut terlibat mendanai pilkada.

"Untuk mengamankan pilkada, kami selalu siap memberikan bantuan kepada pihak kepolisian sesuai dengan permintaan kepolisian daerah Aceh," ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam Iskandar Muda ikut memantau sejumlah mesin operasi, serta pelabuhan jetty milik PLTU, dan break water yang dibangun di sekitar area pelabuhan.

Kedatangan Rudy Polandi ke PLTU disambut langsung oleh oleh Komandan Korem 012 Teuku Umar, Kolonel Inf Jaka Budhi Utama, Komandan Kodim 0116 Nagan Raya Letnan Kolonel ARM Erland Hendriatna S.IP, Kepala Polres Nagan Raya Ajun Komisaris Besar Polisi Mirwazi, serta Bupati Nagan Raya, Teuku Zulkarnaini, dan Pimpinan PLTU Nagan Raya Andi Makkasau.

Komentar

Loading...