Unduh Aplikasi

Bimtek Kepala Desa di Aceh Taming ke Bandung Diduga Kegiatan Pihak Kejaksaan

Bimtek Kepala Desa di Aceh Taming ke Bandung Diduga Kegiatan Pihak Kejaksaan
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH TAMIANG - Kegiatan pelatihan bimtek yang diikuti oleh para Datok Penghulu (Kepala desa) se-Kabupaten Aceh Tamiang ke Bandung, Jawa Barat, diduga kegiatan pihak Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang.

Menurut informasi diterima AJNN, kegiatan bimtek tersebut sengaja diusulkan oleh pihak Kejaksaan ke intansi terkait. Untuk pelaksanaannya pihak Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang menggandeng lembaga Pusat Kajian Potensi Indonesia Kemenkumham RI, sebagai pihak ketiga.

Bimtek dilaksanakan di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Bandung Barat. Kegiatan akan berlangsung selama dua hari, satu hari pemberian materi di dalam ruangan, dan satu hari lagi kegiatan dilakukan di luar ruangan.

Para kepala desa dilatih tentang pengelolaan dana Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) untuk kegiatan parawisata.

Kegiatan dilakukan sebanyak tiga gelombang, pertama diikuti oleh para datok dari tiga kecamatan, gelombang kedua diikuti oleh para datok dari lima kecamatan, dan ketiga diikuti oleh para datok dari empat kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tamiang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Aceh Tamiang Mix Donal yang dikonfirmasi AJNN, Senin (16/3) membenarkan para Datok Penghulu dari Aceh Tamiang beramai-ramai pergi ke Bandung.

"Ke Bandung untuk mengikuti bimtek, yang sudah berangkat sekitar tujuh kecamatan termasuk yang berangkat hari ini," kata dia.

Baca: Virus Corona Kian Meresahkan, Kepala Desa di Aceh Tamiang Ramai-ramai ke Bandung

"Sementara para datok yang belum berangkat ke Bandung akan ditunda keberangkatanya karena sedang maraknya virus corona, yang ditunda sekitar lima kecamatan lagi, namun saya tidak ingat kecamatan mana saja," tambah Mix Donal.

Saat disinggung AJNN apakah benar kegiatan tersebut usulan dari pihak kejaksaan, Mix Donal dengan spontan mengatakan, tidak tahu siapa yang ngusul. Sejurus kemudian ia mengaku ada lembaga sebagai pihak ketiga yang mengadakan.

"Tidak tahu juga siapa yang usul, pokoknya kami tahu ada bimtek mereka (para datok) ikut. Lembaga Puskapi, sebagai pihak ketiga yang mengadakan," ujar Mix Donal.

Menjawab AJNN, Mix Donal mengaku tidak tahu berapa biaya yang dikeluarkan masing-masing desa untuk mengikuti kegiatan bimtek tersebut.

"Untuk biaya saya kurang tahu coba langsung aja sama lembaganya," jawab Mix Donal.

Sementara itu, Kajari Aceh Tamiang, Irwinsyah yang dikonfirmasi AJNN membantah bahwa pihaknya yang mengusul kegiatan bimtek tersebut.

"Terima kasih infonya adinda, Kejari Aceh Tamiang tidak pernah mengusulkan kegiatan apa pun pada dinas-dinas di Pemda Aceh Tamiang," jawab Irwinsyah melalui pesan WhatSapp.

"Biar add lebih puas dengan jawaban saya silakan di cek ke dinas yang bersangkutan," tambahnya.

Komentar

Loading...