Unduh Aplikasi

Bimtek ke Bali Dinkes Abdya Dipertanyakan

BLANGPIDIE - ‪Keberangkan sejumlah Kepala Puskemas di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ke Bali dalam rangka Bimbingan Teknis (Bimtek) mendapat sorotan dari lembaga Atjeh International Development (AID)‬ Abdya.

Hal itu disampaikan direktur AID Abdya Thaifa Herizal ST‬ melalui rilis yang dikirimkan ke redaksi AJNN, Kamis (15/10).

"Keberangkatan 30 orang yang teridiri dari kepala dan bendahara puskesmas se Abdya ke Bali salah sasaran dan hanya merugikan daerah," tulisnya.

Ia juga mempertanyakan kenapa lokasi Bimtek harus ke Bali. Padahal menurutnya beberapa Puskesmas yang mendapat penghargaan dan layak ditiru justru tidak berada di Bali.

"Kenapa bukan ke Jombang atau Jepara (puskesmas Mlonggo) yang mendapat penghargaan sebagai puskesmas terbaik se Indonesia dalam kategori pelayanan dan promkes, ataupun ke kotabumi (Puskesmas Kotabumi II), ataupun ke Pare-Pare (puskesmas Pangkajene), Palangkaraya (puskesmas Ciawi)," katanya.

Bahkan, lanjutnya, jika bicara kualitas justru Puskesmas Batu Kambing di Kabupaten Agam, Sumatera Barat layak dikunjungi.

"Kenapa malah yang dipilih Bali, ada apa?" katanya.

Untuk itu, Ia berharap keberangkatan yang dilakukan pada Senin (12/10) itu benar-benar harus di pertanggung jawabkan sehingga tidak terkesan hanya sekedar tour ke Bali.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Abdya Martunis yang dikonfirmasi AJNN membenarkan bahwa pihaknya sedang berada di Bali dalam rangka kunjungan Bimtek. Namun, menurutnya penentuan lokasi Bali merupakan keputusan panitia. Pihaknya hanya memenuhi undangan.

"Ada 12 Kepala Puskemas yang mengikuti bimtek di Bali selama empat hari, anggaranya ditangung masing-maing Puskesmas," ujarnya.

Ia juga mengatakan, keberangkatan ke Bali bukanlah keinginan dari dinas terkait melainkan sudah ditetapkan oleh panitia setempat.

"Jangan diambil sisi negatifnya, memang pelaksanaanya sudah di Bali dan telah ditentukan oleh panitia di sana." tutur Martunis.

| JULIDA FISMA

Komentar

Loading...