Unduh Aplikasi

Biaya Parkir di Pantai Wisata Islami Pidie Jaya Belum Masuk PAD

Biaya Parkir di Pantai Wisata Islami Pidie Jaya Belum Masuk PAD
Gerbang masuk ke Pantai Wisata Islami Pidie Jaya

PIDIE JAYA - Meski masuk ke Pantai Wisata Islami Pidie Jaya di Kecamatan Trienggadeng sudah dipungut biaya parkir. Namun hingga kini, biaya parkir di pantai wisata itu belum masuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Seperti diketahui, biaya masuk ke Pantai Wisata Islami Pidie Jaya dipungut biaya sebesar Rp 3.000 untuk sepeda motor, dan Rp 5.000 untuk mobil.

"Tiket tidak diambil per pengunjung, tapi per kenderaan, untuk mobil Rp 5 ribu, motor Rp 3 ribu. Dan ini sudah ketentuan yang ditetapkan oleh Pemda," kata salah seorang petugas tiket beberapa hari lalu.

Kepala Dinas Perhubungan Pidie Jaya melalui Kabid Perhubungan, Fauzi yang dikonfirmasi AJNN, Selasa (5/11) menjelaskan, petugas tiket yang mengutip biaya parkir di gerbang masuk pantai wisata itu sudah legal.

Namun karena pantai yang lebih dikenal dengan nama Pantai Kuthang itu sedang dilakukan pembenahan, maka selama tiga bulan ini biaya masuk ke pantai tersebut belum menjadi restribusi daerah.

"Mereka (yang mengutip biaya parkir) telah resmi, tetapi karena pantai wisata baru direnovasi, selama tiga bulan dilakukan evaluasi. Saat ini biayanya memang untuk pemuda setempat," kata Fauzi.

Mulai tahun 2020, lanjut dia, Dishub akan memberlakukan kontrak dengan pihak yang akan mengelola parkir di Pantai Wisata Islami Pidie Jaya.

"Ini kan masih tahap evaluasi, selama tiga bulan ini kita lihat dulu berapa pendapatan, sebab biaya parkir hanya dipungut Sabtu dan Minggu. Setelah dilakukan evaluasi, mulai tahun 2020 akan diberlakukan kotrak dengan pengelola parkir di pantai itu, dengan begitu, biaya parkir disana baru bisa menjadi PAD," jelasnya.

Fauzi juga menjelaskan, sesuai Qanun nomor 2 tahun 2014, biaya parkir roda dua di Kabupaten Pidie Jaya sebesar Rp 2.000, sementara roda empat Rp 3.000.

"Biaya parkir untuk roda dua tetap Rp 2.000, dan roda empat Rp 3.000. Itu sudah ketetapan dapam Qanun. Tapi disana kenapa dipungut lebih, itu untuk biaya masuk ke tempat wisata, dan mungkin juga untuk keamanan, sebab setiap hari Sabtu dan Minggu, pemuda disana selalu memantau keamanan di pantai wisata itu," sebutnya.

Komentar

Loading...