Unduh Aplikasi

Besi Bekas Bangunan Milik Pemkab Pijay Diduga Dijual Secara Illegal

Besi Bekas Bangunan Milik Pemkab Pijay Diduga Dijual Secara Illegal
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE JAYA - Sebanyak enam truck besi tua bekas bangunan milik Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya diduga dijual secara ilegal atau tanpa melalui prosedur. Selain dijual begitu saja, hasil penjualanpun tidak disetor ke kas daerah setempat.

Dalam PP nomor 27 tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik negara/daerah. Pada pasal 61 ayat 1, disebutkan, penjualan barang milik negara/daerah dilakukan secara lelang kecuali dalam hal tertentu.

Begitupun dalam pasal 63 PP nomor 27 tahun 2014 disebutkan, hasil penjualan barang milik daerah wajib disetorkan seluruhnya ke rekening kas umum daerah sebagai penerimaan daerah.

Namun, Kepala Bidang Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK), Bustamian, dinilai melanggar dua pasal tersebut, karena menjual aset daerah tidak sesuai prosedur. Disamping itu, Bustamian menjual besi bekas bangunan tersebut tanpa selembar pun surat dari Bupati Pidie Jaya maupun Kepala BPKK setempat.

Bustamian menjual besi bekas sebanyak enam truck dengan harga berkisar Rp 8 juta hingga Rp 10 juta itu ke pedagang atau penampung barang rongsokan di Kecamatan Meureudu.

Ia beralasan, penjualan itu dilakukan untuk menjaga aset-aset daerah dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Penjualan itu tidak ada surat dari Kepala BPKK maupun surat dari Bupati. Juga tidak dilakukan dengan mekanisme lelang. Ini murni inisiatif saya untuk membeli peralatan bengkel las di work shop,” kata Bustamian kepada wartawan, Selasa (29/9).

Bustami menjelaskan, hasil penjualan besi tua itu ia pergunakan untuk membeli peralatan bengkel las di gudang work shop.

“Hasil penjualan itu saya pergunakan untuk membeli peralatan perbengkelan las di work shop," jelas Bustamian.

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...