Unduh Aplikasi

Bertemu PLN, DPRK Aceh Tengah Pertanyakan Dana CSR

Bertemu PLN, DPRK Aceh Tengah Pertanyakan Dana CSR
ACEH TENGAH - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tengah melakukan pertemuan dalam rangka dengar pendapat bersama manegemen Perusahaan Listrik Tenaga Air (PLTA) I dan II Aceh Tengah yang berkantor di Kecamatan Silih Nara, (30/3).

Hadir dalam pertemuan di ruang sidang Legeslatif tersebut, Ketua Komisi C Muklis Wakil, Yurmiza Putra, Win Konadi, Zulfikar, AB serta Syahrul sedangkan perwakilan dari eksekutif dihadiri oleh Amir Hamzah, Asisten II serta perwakilan masing-masing SKPD.

Anggota DPRK, Syahrul mempertanyakan terkait sikap PLTA yang membiarkan badan jalan yang hancur akibat arus lalulintas pembangunan PLTA. "Kenapa saudara tidak melakukan perbaikan terhadap pembangunan jalan yang rusak akibat lalulintas alat berat yang menghancurkan badan jalan, kenapa dibiarkan,” ujar Syahrul dihadapan Managemen PLTA.

Disisi lain, Yurmiza Putra juga mempertanyakan kegunaan pemanfaatan dana CSR yang ada jarang sekali terdengar disalurkan oleh pihak PLTA, selain kepada korban Lemo di pingiran Danau Lut Tawar. "Jarang sekali kami mendengar PLTA menyalurkan dana CSR kepada masyarakat, atau kami tidak pernah mendengar atau memang tidak ada disalurkan,” ucap Yurmiza Putra,

Dan yang paling dipertanyakan oleh anggota DPRK, yaitu terkait perjanjian antara managemen PLTA dan pemerintah daerah terkait pembangunan MCK di beberapa kecamatan, dimana dalam MoU tersebut sebanyak 26, namun sampai sekarang masih juga belum dikerjakan oleh PLTA.

"Ada apa kenapa pembangunan MCK sebanyak itu saja tidak dikerjakan, padahal nilai pembangunan PLTA mencapai nilai triliunan,” lanjut Yurmiza Putra. Kedepan harapan anggota Komisi C, PLTA harus lebih koorperatif dalam menyahuti perjanjian dan dalam penyaluran dana CSR bagi masyarakat.

"Kami semua sangat mendukung pekerjaan yang sedang dilaksanakan oleh PLTA, karena itu untuk kemajuan Aceh Tengah kedepan namun harus lebih terbuka dalam semua hal,”harap Yurmiza Putra.

Sementara itu, Managemen PLTA yang di wakili oleh Asisten, Ari Hasto mengatakan, selama ini dalam pembangunan MCK masih ada kendala pembebasan tanah, terkait dana CSR sudah pernah di lakukan. Dan terkait badan jalan yang hancur segera akan di perbaiki oleh pihak PLTA.

Komentar

Loading...