Unduh Aplikasi

Bertambah 9 Orang Positif Covid-19 di Bener Meriah, Sarkawi Minta Warga Tidak Jadi Silent Killer

Bertambah 9 Orang Positif Covid-19 di Bener Meriah, Sarkawi Minta Warga Tidak Jadi <i>Silent Killer</i>
Foto: Net

BENER MERIAH - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah, Khalisuddin menyampaikan bahwa sampai hari ini, Kamis 15 Oktober 2020 terjadi penambahan kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 9 orang. Informasi ini diperoleh berdasarkan laporan Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Bener Meriah.

Warga yang terkonfirmasi Positif Covid-19 tersebut adalah S (45) dan MDM (48). Dua orang ini berdomisili di kecamatan Wih Pesam. Empat orang warga kecamatan Bandar yaitu SD (43), MR (23), R (53) dan MY (34). Selanjutnya dua warga Kecamatan Timang Gajah masing-masing F (22) dan S (52) sedangkan dari Kecamatan Permata juga  tercatat satu orang berinisial M (25). Selain itu menurut Khalisuddin, ada satu orang terkonfirmasi positif dengan status kependudukan warga Kota Lhokseumawe dengan inisial ERS (28). 

"Untuk ERS ini sedang kita komunikasikan apakah masuk ke data Bener Meriah atau Kota Lhoksumawe," ujar Khalisuddin

Selain informasi konfirmasi positif tersebut, sebanyak 5 orang saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing. Mereka adalah  DA (14), S (48), AM (35), M (34), AE (33) warga Kecamatan Bukit. Kemudian 2 orang di Kecamatan Bandar dengan inisial MAP (35), RW (29) dan 3 orang di Kecamatan Wih Pesam dengan inisial SAD (43), CPW (19) dan SHW (9).

"Kepada yang terkonfirmasi positif covid-19 sudah kami sampaikan informasi ini secara lisan yang disusul tertulis. Tim Satgas segera melakukan tracking atau tracing kontak erat dan memonitornya bersama Satgas Kecamatan dan Kampung," jelas Khalisuddin.

Dengan bertambahnya kasus hari ini maka jumlah rinciannya adalah, Suspect 93 orang, selesai pemantauan 89 orang, dalam pemantauan 3 orang dan dirawat 1 orang.Sementara untuk Probable 24 orang, dirawat 4 orang, dalam pemantauan 4 orang, sembuh 15 orang dan meninggal dunia 1 orang.

"Jadi Konfirmasi Positif berjumlah 101 orang, dinyatakan sembuh 56 orang, meninggal dunia 3 orang, menjalani isolasi mandiri 38 orang dan sedang dalam perawatan sebanyak 4 orang," ujar mantan Camat Syiah Utama tersebut.

Melihat semakin banyaknya penambahan kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 di daerah ini, maka Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi menghimbau semua orang untuk tidak menjadi "Silent Killer" (pembunuh potensial) dari penyakit Covid-19. Pernyataan Sarkawi ini mengutip istilah Ketua Satgas Nasional Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo untuk orang yang terkonfirmasi positif covid-19 tanpa gejala.

"Kami berharap warga Bener Meriah agar mematuhi Protokol kesehatan terutama yang terkonfimasi positif Covid-19 tanpa gejala, sayangi keluarga dan masyarakat sekitar. Jangan jadi Silent killer," ungkap Bupati Bener Meriah melalui Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Bener Meriah, Khalisuddin, Kamis (15/10/2020) di Redelong.

Sarkawi juga mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelayan publik agar menjadi contoh bagi masyarakat dalam penegakan Protokol Kesehatan. "Jangan sampai ada laporan bahwa ASN dan pelayan masyarakat lainnya hingga level kampung serta orang berpendidikan yang justru melanggar prokes. Ini tidak boleh terjadi. Lebih-lebih saat ini status Kabupaten Bener Meriah sudah mendekati ke zona merah," kata Sarkawi tegas.

"Ayo saling mengedukasi, tak bosan-bosan kami ingatkan untuk menjaga jarak, hindari keramaian, pakai masker dan cuci tangan dengan sabun di air mengalir sesering mungkin, kita jadikan ini sebagai perilaku," pungkas Sarkawi.

Komentar

Loading...