Unduh Aplikasi

Berkas Lengkap, Tersangka Ilegal Mining di Nagan Raya Diserahkan ke Jaksa

Berkas Lengkap, Tersangka Ilegal Mining di Nagan Raya Diserahkan ke Jaksa
Alat berat yang diamankan di lokasi tambang ilegal. Foto: Ist

BANDA ACEH - Penyidik Tindak Pidana Tertentu Ditreskrimsus Polda Aceh telah melakukan pelimpahan tahan dua, kasus penambangan emas tanpa izin atau ilegal mining di Nagan Raya ke Kejari setempat.

Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta menyebutkan pelimpahan tersangka dan barang bukti ke jaksa tersebut setelah berkas perkara tiga tersangka dinyatakan lengkap atau P21. Tersangka dalam perkara ini adalah SR (27), SG (45) dan SF (23)

"Penyidik telah serahkan tugas dan tanggungjawab kepada Jaksa dengan menyerahkan tersangka dan barang bukti perkara ilegal mining," kata Kombes Pol Margiyanta didampingi Kasubdit  IV Tipiter, AKBP Mulyadi, Senin (23/11).

Baca: Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Nagan Raya, Polda Aceh Amankan Tiga Eskavator

Sebelumnya, tiga tersangka ditangkap tim subdit IV Tipiter Polda Aceh karena melakukan penambangan emas ilegal di desa Blang Leumak, Kecamatan Beutong, Nagan Raya pada 16 September 2020 lalu.

Pengungkapan kasus ilegal mining ini atas informasi masyarakat adanya kegiatan penambangan emas tanpa izin. Dari penangkapan itu, lanjut Kombes Pol Margiyanta tim subdit IV Tipiter mengamankan tiga unit alat berat ekskavator dan tiga lembar karpet filter emas.

"Para tersangka dijerat dengan pasal 158 Jo pasal 35 UU No. 3 Tahun 2020 tentang perubahan UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara Jo pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHPidana. Ancaman pidananya paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 miliar," ungkap Kombes Pol Margiyanta didampingi Kasubdit  IV Tipiter, AKBP Mulyadi.

Komentar

Loading...