Unduh Aplikasi

Berkas Dakwaan Irwandi Yusuf Dilimpahkan ke Pengadilan

Berkas Dakwaan Irwandi Yusuf Dilimpahkan ke Pengadilan
KPK. Foto:CNNIndonesia

BANDA ACEH - Setelah melimpahkan berkas dengan tersangka Bupati Kabupaten Bener Meriah Ahmadi Jumat 14 September lalu, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya melimpahkan berkas Gubernur Aceh nonaktif Irwandy Yusuf ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pelimpahan berkas IrwandI Yusuf dilakukan Rabu 14 November 2018 kemarin.

" Setelah dilakukan pelimpahan tahap 2 dari penyidikan ke penuntutan umum pada tgl 30 Oktober 2018 lalu, selanjutnya Rabu, 14 November 2018 telah dilakukan pelimpahan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Febri Diansyah, Kamis (15/11).

Baca:KPK Limpahkan Berkas Dakwaan Ahmadi ke Pengadilan

Menurut Febri, selain berkas Irwandi Yusuf penyidik juga menyerahkan berkas dua tersangka kasus Suap Dana Alokasi Khusus Aceh yakni T. Saiful Bahri (Swasta) dan Hendri Yuzal (swasta). Dengan penyerahan berkas ketiga tersangka, lanjut Febri, KPK akan menunggu jadwal penetapan sidang oleh Pengadilan Negeri Jakarta.

"Berikutnya KPK menunggu jadwal sidang yang akan ditentukan oleh PN. Perkara yang dilimpahkan dengan tersangka Irwandi Yusuf, (Mantan Gubernur Aceh periode Februari 2007-Februari 2012) adalah berkas dugaan suap terkait DOK Aceh dan dugaan penerimaan gratifikasi,"kata Febri.

Febri mengatakan sidang terhadap ketiga tersangka akan dilakukan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Terkait kasus dugaan suap DOKA tahun 2018 dan penerimaan gratifikasi tersebut, KPK telah memeriksa sedikitnya 121 saksi. Ketiga tersangka kata Febri juga telah menjalani beberapa kali pemeriksaan oleh penyidik KPK.

"Masing-masing (Irwandi, T Saiful Bahri, Hendri Yuzal) telah diperiksa sekurangnya 4 kali dalam kapasitas sebagai tersangka. Untuk unsur saksi antara lain Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Asisten II Provinsi Aceh, Kepala Bappeda Aceh Periode 2017 s.d Sekarang, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, PNS pada Dinas Pengairan Aceh, Dinas PUPR, Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh serta Direktur Utama PT Tuah Sejati, maupun dari pihak swasta," kata Febri.

Sementara itu terkait penerimaa gratifikasi pada proyek Dermaga CT3 Sabang, penyidik kami masih memproses penyidikan dengan tersangka Izil Azhar atau Ayah Merin. Meski telah berulangkali dipanggil penyidik KPK untuk menjalani pemeriksaan, namun Izil tetap mangkir.

"Saat ini masih berjalan proses Penyidikan untuk 1 orang tersangka, yaitu: Izil Azhar yg diduga bersama2 Irwandi Yusuf menerima gratifikasi," kata Febri.

Komentar

Loading...