Unduh Aplikasi

Berjilbab, Pramugari Merasa Lebih Nyaman

Berjilbab, Pramugari Merasa Lebih Nyaman
Pramugari Maskapai Citylink, Tia Khairunnisa. Foto: Dani Randi

ACEH BESAR - Bupati Aceh Besar Mawardi Ali telah membuat surat edaran mewajibkan pramugari seluruh maskapai penerbangan yang masuk ke wilayah Aceh agar berbusana muslimah dan memakai jilbab sesuai dengan aturan syariat Islam.

Hal itu disampaikan melalui surat nomor 451/651/ /2018 tanggal 18 Januari, ditujukan kepada delapan General Manager (GM) maskapai meliputi, GM Garuda Indonesia, Lion Air, Batik Air, Citylink Air, Sriwijaya Air, Wings Air, Asia Air dan GM firefly.

Surat edaran bupati ini mendapatkan respon yang baik dari maskapai penerbangan yang memiliki rute ke Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar.

Saat ini sudah ada beberapa maskapai penerbangan yang pramugarinya telah memakai jilbab, diantaranya Batik Air dan Citylink, sedangkan pramugari Garuda Indonesia dikabarkan baru mulai menggunakan jilbab, besok, Kamis (1/2). Sementara Lion Air masih dalam proses menunggu pemesanan kerudung.

Salah seorang pramugari Citylink yang sudah memakai jilbab, Tia Khairunnisa sangat setuju dan menghormati aturan yang dikeluarkan Pemerintah Aceh Besar itu, mengingat Aceh merupakan daerah serambi mekkah, sehingga ia tidak keberatan jika menggunakan jilbab.

"Karena Aceh serambi mekkah saya sangat setuju, kami harus menghormati, pramugari yang lain juga pasti juga sangat setuju," kata Tia Khairunnisa kepada wartawan saat dijumpai di Bandara SIM, Rabu (31/1).

Tia mengaku merasa nyaman saat memakai jilbab dalam melaksanakan tugasnya sebagai pramugari yang melayani penumpang pesawat.

"Lebih nyaman saja gitu kalau pakek jilbab gini, Alhamdulillah saya nyaman pakek hijab," tuturnya.

Menggunakan jilbab, lanjut Tia, mereka merasakan perbedaan saat bertemu dengan penumpang, respon para penumpang menjadi lebih baik dan sopan, bahkan banyak yang mengucapkan salam. Hal itu lah yang membuat Tia lebih nyaman dibandingkan terbuka seperti biasanya.

“Respon penumpang bagus, saat masuk diucapkan Assalamualaikum gitu, jadi lebih nyaman dan penumpang lebih ramah, kita lebih dihargai,” imbuhnya.

“Biasanya kalau terbukakan jadi gak enak juga kita,” tambah Tia.

Komentar

Loading...