Unduh Aplikasi

Berikan Peringatan Anggota Fraksi, DPP PNA: Mereka Menolak Kunjungi Irwandi

Berikan Peringatan Anggota Fraksi, DPP PNA: Mereka Menolak Kunjungi Irwandi
Foto: Net

BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh memberikan Surat Peringatan Pertama (SP 1) kepada lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi PNA.

Saat dihubungi AJNN, Bendahara DPP Partai Nanggroe Aceh, Nurdin Ramli mengatakan, pemberian SP 1 terhadap lima anggota DPRA dari Fraksi PNA karena menolak hadir berkunjung ke Ketua Umum DPP PNA, Irwandi Yusuf yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas 1 Suka Miskin, Bandung.

"Kami sudah mengundang anggota DPRA dari PNA untuk mengujungi dan bersilaturahmi dengan Ketua Umum Irwandi Yusuf, namun mereka tidak menghadirinya," kata Nurdin Ramli, kepada AJNN, Jumat (12/3).

Nurdin Ramli mengungkapkan, diundangnya anggota DPRA dari Fraksi PNA untuk memperbaiki hubungan antara Samsul Bahri alias Tiyong Cs. Oleh karenanya, Ketua Umum DPP PNA menginisiasi agar anggota DPRA dari PNA dapat mendiskusikan sekaligus memperbaiki hubungan yang selama ini renggang.

"Sebenarnya diundang untuk bersilaturrahmi sekaligus mendiskusikan masalah cawagub dari PNA serta berbagai hal terkait internal PNA, tapi mereka tidak menghadiri undangan tersebut, makanya di SP 1," tutupnya.

Seperti diketahui, dari dokumen yang diperoleh AJNN, Kamis (11/3/2021), SP 1 tersebut ditujukan kepada Safrijal (Ketua Fraksi PNA), Mukhtar Daud (Wakil Ketua), Tgk Haidar (Sekertaris Fraksi), Samsul Bahri alias Tiyong (anggota) dan Muhammad Rizal Falevi Kirani (anggota). Sedangkan Darwati A Gani yang merupakan bendahara fraksi tidak mendapatkan surat peringatan. 

Baca: Irwandi Yusuf Layangkan Surat Peringatan untuk 5 Anggota Fraksi PNA DPRA

Dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PNA, Irwandi Yusuf dan Sekjend, Miswar Fuady tersebut disebutkan bahwa alasan pemberian SP 1 untuk kepada lima tersebut, karena mereka dianggap telah menolak memberikan kontribusi selaku anggota fraksi PNA DPR Aceh ke rekening resmi DPP PNA, dengan menandatangani surat kesepakatan bersama anggota DPR Aceh Fraksi PNA pada tanggal 30 Desember 2020 lalu. 

Selain itu, mereka juga dikatakan telah menolak hadir berkunjung ke Ketua Umum DPP PNA yang saat ini berada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas 1 Suka Miskin, Bandung sebagaimana undangan DPP PNA Nomor: 533/DPP-PNA/II/2021 tanggal 16 Februari 2021. 

Karena dua hal tersebut mereka berlima dianggap telah menganggu proses konsolidasi partai sehingga DPP mengeluarkan surat peringatan pertama ini. Surat peringatan tersebut, tembusannya juga disampaikan kepada Ketua Majelis Tinggi Partai, Ketua Dewan Penasehat Partai, Ketua Komisi Pengawas Partai dan Ketua Mahkamah Partai Nanggroe Aceh di Banda Aceh.

Komentar

Loading...