Unduh Aplikasi

Beri Sanksi Tegas ke Penjual Mie Berformalin

Beri Sanksi Tegas ke Penjual Mie Berformalin
Dir ditreskrimsus Polda Aceh Kombes Erwin Zadma dan Kabid Humas Polda Aceh memperlihatkan barang bukti mie yang mengandung formalin. Foto: Tommy

BANDA ACEH - Mahasiswa Teknologi Pangan Universitas Serambi Mekkah, Abdul Aziz meminta penegak hukum di Aceh untuk menindak tegas para pedagang yang masih menggunakan bahan formalin ke dalam makanan. Ia sangat mengapresiasi kepada pihak Polda Aceh yang telah mengamankan oknum pedagang nakal itu.

"Saya sangat menyayangkan masih ada pedagang mie di Pasar Lambaro yang pakai formalin sebagai bahan pengawet tanpa memperhatikan efek bagi kesehatan masyarakat," kata Abdul Aziz kepada AJNN, Selasa (16/1).

Menurut Koordinator Komunitas Anti Korupsi Aceh (KAKA) ini, adanya penangkapan pedagang mie basah ini bisa dijadikan pelajaran dan catatan penting bagi BPOM untuk mengevaluasi dan mengawasi secara ketat para pedagang mie di Aceh. Apalagi efek yang ditimbulkan dari formalin itu sangat berbahaya terhadap kesehatan.

Baca: Polisi Tangkap Dua Pembuat Mie Formalin di Pasar Lambaro

Padahal, kata Aziz, sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) permenkes nomor 722/menkes/per/IX/88 dan nomor 1168/menkes/per/X/1999 tentang bahan tambahan yang dilarang digunakan dalam makanan. Dalam peraturan itu tegas disebutkan bahwa formalin salah satu bahan yang berbahaya serta dilarang untuk digunakan sebagai Bahan Tambahan Makanan (BTM).

"Dalam Permenkes sudah jelas disampaikan formalin tidak boleh digunakan, maka sudah seharusnya penegak hukum menindak tegas para pedagang nakal, supaya mereka jera dan tidak mengulanginya lagi," ujarnya.

Memang, lanjut Aziz, selama ini BPOM sering melakukan pengawasan dan melakukan peninjauan ke pasar-pasar tradisional di Aceh, khususnya Aceh Besar dan Banda Aceh. Tapi hanya memberikan arahan serta teguran saja tanpa ada sanksi tegas, maka kedepan diharapkan BPOM bisa mengambil sikap yang tegas.

"BPOM harus mengawasi secara keseluruhan dan bila mendapatkan pedagang yang masih menggunakan formalin, BPOM jangan hanya memberikan teguran saja tetapi harus ada sanksi tegas yang diberikan. Sebelum banyak masyarakat yang terkena dampak akibat formalin, maka sudah saatnya pemerintah bertindak secara serius, mengingat formalin ini juga bisa mengancam nyawa manusia," tegas Aziz.

Komentar

Loading...