Unduh Aplikasi

Berharap Untung Beroleh Malang

Berharap Untung Beroleh Malang
Ilustrasi: Inhabitat.

APAPUN ceritanya, kader orang-orang yang mengklaim sebagai pengurus Partai Demokrat dan hadir pada acara kongres luar biasa di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, harus berani menanggung risiko. Karena alih-alih mendapatkan impian, usai menunjuk Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, mereka semua malah menuai cemoohan. 

DPD Partai Demokrat Aceh, misalnya, merilis sejumlah nama kader dan bekas kader yang datang ke KLB Itu. Sosok mereka, sebagian besar cukup dikenal publik. Bahkan pernah menduduki posisi strategis dalam kepengurusan partai. 

Namun mereka sepertinya tak siap saat harus menerima kenyataan bahwa hasil KLB itu tak signifikan untuk mengubah jalan politik mereka. Di pusat, orang-orang yang mendalangi kegiatan ini mulai panik. Saat panik, orang akan mudah melakukan kesalahan. 

Salah satunya adalah dengan menggelar konferensi pers di Hambalang. Ini adalah lokasi tempat berdirinya pusat olahraga yang mangkrak. Kasus ini menyeret sejumlah politikus Partai Demokrat saat itu ke penjara. Namun para penggagas KLB menilai Hambalang adalah cara untuk mengorek-ngorek kasus yang diduga melibatkan keluarga Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. 

Mereka lupa bahwa salah satu inisiator KLB Sibolangit adalah Nazaruddin yang terlibat dalam korupsi pembangunan pusat olahraga itu. Meski sudah menjalani hukum lebih cepat dari Anas Urbaningrum, bekas Ketua Umum Partai Demokrat, publik tidak mudah melupakan nama Nazaruddin yang diburu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi hingga ke Cartagena, Kolombia. 

Cara-cara tidak simpatik ini terus didengungkan. Politikus pengusung KLB Sibolangit sepertinya lebih suka mengusung tema bombastis ketimbang mengurusi substansi perjuangan mereka. Atau malah hal ini menunjukkan bahwa misi mereka mulai goyah karena hingga saat ini, tidak ada tanda-tanda bahwa upaya merebut kepemimpinan di Partai Demokrat akan terwujud. 

Ketimbang terus menerus melahirkan kontroversi yang jauh dari kata produktif, lebih baik orang-orang di Jakarta menghentikan upaya merongrong Partai Demokrat. Kasihan kader-kader yang terjebak, atau sengaja menjebak diri, karena datang ke areal KLB Sibolangit. 

Mereka sepertinya semakin terpojok. Padahal keuntungan politis dan ekonomi tak sebanding dengan apa yang mereka rasakan saat ini. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Kasihan.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...