Unduh Aplikasi

Berharap Tuah Tangan Shabela

Berharap Tuah Tangan Shabela
Ilustrasi:

BUPATI Shabela Abubakar perlu turun tangan dalam kasus yang membelit Araniko Alfalah. Pria ini adalah pegawai honorer di Dinas Pertanahan Kabupaten Aceh Tengah. Saat ini, pria nahas itu tengah menjalani proses pemeriksaan di Kepolisian Daerah Aceh. 

Sengkarut ini bermula dari perintah atasan Araniko untuk membantu mengurus sejumlah administrasi ganti rugi pembebasan lahan di Desa Uning Pengantungen, Kecamatan Bies, Aceh Tengah. 

Araniko bertugas membantu Kepala Dinas, PPTK dan Pembantu PPTK. Adapun perintah-perintah yang dia kerjakan adalah mengetik surat keluar dan surat surat lainya yang format suratnya sudah tersedia tersedia. 

Semua tugas itu dilaksanakan Araniko sesuai perintah. Dia juga tidak menemukan kejanggalan. Dia pun tak terlibat dalam urusan pengadaan tanah. 

Namun belakangan dia mengetahui sejumlah kejanggalan setelah media massa mengabarkan keberatan dari calon penerima tanah.Tak lama berselang, dia mendapatkan kabar bahwa beberapa pegawai di kantor itu dipanggil oleh kepolisian untuk dimintai keterangan. Polisi menemukan dugaan pemalsuan alas hak pihak penerima ganti rugi pengadaan tanah untuk pembangunan. 

Bupati, selaku penanggung jawab para pegawai di daerah, harus terlibat dalam permasalahan ini. Termasuk menurunkan tim untuk mengecek kebenaran kisah yang dikeluhkan Araniko lewat surat terbuka yang dia kirimkan juga ke beberapa pejabat penting di negara ini, termasuk Presiden Joko Widodo.

Bupati tak boleh menganggap ini hal sepele. Mereka yang seharusnya bertanggung jawab atas dugaan pemalsuan alas hak ini harus diseret. Tak peduli seberapa besar jabatan mereka. Jangan sampai pegawai kecil yang menjadi korban.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...