Unduh Aplikasi

Berharap Firli Tepati Janji

Berharap Firli Tepati Janji
Ilustrasi: Bigstock.

PERNYATAAN Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Firli Bahuri, yang berjanji untuk memantau memantau proses perencanaan dan penganggaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun anggaran 2022 dan APBA Perubahan tahun 2021, hendaknya tidak sekadar pernyataan. Pernyataan ini harus juga dibuktikan dengan sejumlah perubahan.

Janji untuk mengawasi ini juga akan dilakukan ke daerah-daerah. Artinya, KPK akan menindak setiap pelanggaran proses penganggaran yang terjadi di setiap level pemerintahan di Aceh. Dan ini berarti pula bahwa permainan dalam menentukan anggaran, akan dapat diminimalisir. 

Aceh memang membutuhkan perubahan dalam proses penganggaran. Selama ini, anggaran yang ada hanya tidak tepat sasaran. Prosesnya pun lebih banyak diwarnai oleh tarik menarik kepentingan antara Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, tak ada prioritas terhadap kepentingan rakyat Aceh. 

KPK juga hendaknya terus bekerja untuk memastikan bahwa proses penganggaran dilakukan sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah. Ini adalah janji seluruh kepala daerah saat maju dalam proses pemilihan kepala daerah. 

Janji untuk mengambil langkah-langkah kongkrit jika dalam proses perencanaan dan penganggaran ditemukan tindakan yang melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku, diharapkan dapat benar-benar dibuktikan. 

Satu sisi lain yang tak boleh luput dari pengawasan KPK adalah pengawasan terhadap penyertaan modal pemerintah di perusahaan-perusahaan daerah. Bukan rahasia jika perusahaan-perusahaan daerah sengaja dibuat “hidup segan mati tak mau” sebagai alat untuk mengeruk keuntungan pejabat daerah. 

Publik tentu berharap agar anggaran yang ada benar-benar dimaksimalkan untuk membangun kesejahteraan. Menjamin masa depan anak cucu warga Aceh. Dan memenuhi rasa keadilan. Status Aceh sebagai daerah bekas konflik harusnya jadi perhatian KPK. Terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan anak-anak Aceh mendapatkan pendidikan yang cukup hingga ke jenjang tertinggi. 

Tentu saja ini bukan tugas yang mudah. Namun jika Firli dan jajarannya memberikan perhatian yang cukup untuk Aceh, masyarakat Aceh pun akan memberikan perhatian sama. Minimal, rasa apatis masyarakat yang selama ini berkembang terhadap penyelenggara negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme, bisa ditekan. 

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...