Unduh Aplikasi

Berharap Banyak pada Qanun Satwa

Berharap Banyak pada Qanun Satwa
Ilustrasi: the animal facts

SEBUAH keputusan penting disepakati saat Dewan Perwakilan Rakyat Aceh mengesahkan Qanun Pengelolaan Satwa Liar. Banyak aturan penting di dalam qanun ini yang diyakini menjadi solusi satwa kunci di Aceh.

Satu di antaranya adalah penggunaan senjata api bagi polisi hutan. Pada BAB VII tentang kelembagaan, disebutkan bahwa tenaga pengamanan hutan dapat dibekali dengan perlengkapan lapangan dan senjata api.

Penggunaan senjata api untuk melindungi hutan Aceh merupakan sebuah kebutuhan. Di lapangan, sering kali polisi hutan tak berdaya saat berhadapan dengan para pemburu yang memiliki peralatan lebih lengkap.

Langkah sama diterapkan di banyak kawasan konservasi dan hutan lindung di banyak negara. Bahkan di India dan negara di Afrika, polisi hutan diberikan wewenang untuk menembak para pemburu liar yang masuk ke kawasan hutan. Di Aceh, tentu saja langkah ini akan diatur lebih rinci dalam aturan turunan qanun tersebut.

Salah satu polisi hutan yang menggunakan senjata api adalah Balai Gakkum LHK Wilayah Sulawesi. Senjata api itu dibekalkan kepada personil polisi hutan dan penyelidik pegawai negeri sipil di kementerian lingkungan hidup. Mereka menggunakan senjata buatan PT Pindad terdiri dari pistol dan senapan.

Tentu saja fokus penyelamatan hewan spesies kunci di Aceh tak hanya pada penggunaan senjata. Seluruh pasal-pasal dalam qanun ini hendaknya dapat dilaksanakan secara menyeluruh dan serius oleh Pemerintah Aceh dan lembaga vertikal kehutanan dan sumber daya alam yang ada di Aceh.

Tanpa kesungguhan, mustahil untuk menyelamatkan hewan-hewan penting bagi ekosistem hutan Aceh itu dari tangan para pemburu.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...