Unduh Aplikasi

Beredar Video Kamar Mewah, Ini Kata Kalapas Lhokseumawe

Beredar Video Kamar Mewah, Ini Kata Kalapas Lhokseumawe
Kalapas Lhokseumawe, Nawawi di ruangan yang viral. Foto:AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Lhokseumawe, Nawawi membantah adanya kamar mewah yang dihuni narapidana kasus narkoba. Hal itu disampaikan saat konferensi pers dengan sejumlah awak media, Senin (22/1).

Dalam video berdurasi 49 detik yang beredar luas itu, terlihat ranjang tidur empuk, sejumlah barang elektronik seperti televisi, rice cooker, dispenser, kipas angin dan AC.

Pantauan AJNN, di ruangan yang sebelumnya dipenuhi fasilitas tersebut kini terlihat kosong, bahkan warna cat dinding di video berwarna putih kini menjadi merah jambu. Ruangan tersebut juga kelihatan sedang direnovasi.

“Video yang viral itu punya tahun 2019, bukan di tahun 2020 atau 2021,” bantah Nawawi saat diwawancarai wartawan.

Lanjut Nawawi, ruangan tersebut sebelumnya merupakan tempat bimbingan kerja (Binker). Saat dirinya menjabat di Lapas Lhokseumawe, tidak ada lagi penghuni di ruang itu.

“Tidak ada kamar mewah, itu dulu bekas binker, sejak saya masuk (menjabat) ada napi yang menempati di barak satu yaitu di luar blok, saat ini sudah kita rombak,” kata Nawawi.

Lanjut Nawawi, ruang binker lama tersebut di sekat dengan triplek, kemudian narapidana yang ada di barak satu akan dimasukkan ke dalam blok tersebut. Pemindahan itu dilakukan karena pertimbangan aspek keamanan, sehingga lebih mudah terpantau dan pengawasan.

“Namun, sebagian yang tidak tertampung, kita memindahkan ke tempat lain, yakni Kota Langsa, Kuala Simpang, Kutacane, Blang Pidie. Pemindahan itu dilakukan juga karena kepentingan aspek keamanan,” tuturnya.

Nawawi kembali menegaskan, bahwa tidak ada kamar mewah di Lapas Lhokseumawe, sejak dirinya menjabat atau tahun 2020 silam. Dan menurutnya, standar kamar juga tidak ada, pasalnya, kapasitas seharusnya menampung 150 kini terisi 571 jiwa.

“Paling ramai warga binaan disini yakni kasus narkoba,” imbuh Nawawi.

Komentar

Loading...