Unduh Aplikasi

Beredar Video Aparatur Desa Asal Aceh Singkil Berjoget Ria Saat Bimtek di Medan

Beredar Video Aparatur Desa Asal Aceh Singkil Berjoget Ria Saat Bimtek di Medan
Screenshoot video aparatur desa asal Aceh Singkil berjoget saat bimtek di Medan. Foto: For AJNN

ACEH SINGKIL - Video aparatur desa Aceh Singkil berjoget ria saat mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) di Medan viral di media sosial khususnya di Aceh Singkil.

Pantauan wartawan Selasa (6/4) video itu aparatur desa asal AceH Singkil sedang berjoget ria itu diposting oleh akun facebook IH. Sejumlah netizen mengecam aksi aparatur desa itu.

Sebagaimana diketahui program bimtek desa-desa se-Aceh Singkil di Medan, sempat tertunda dan berpolemik sehingga sempat tertunda. Penundaan disampaikan Bupati Aceh Singkil Dulmusrid.

Namun belakangan bimtek tetap berlanjut, sehingga menuai berbagai kecaman para tokoh-tokoh masyarakat dan semakin berdesing dan berpolemik di media sosial (Medsos). Pasalnya hajatan yang dihelat dua even organizer (EO) yang sempat tertunda itu akhirnya terlaksana.

"Penundaan-penundaan yang dilontarkan Bupati Aceh Singkil Dulmusrid seakan-akan hanya menenangkan warga yang berpolemik sesaat," kata Jafriadi, salah seorang tokoh masyarakat kepada wartawan Senin (5/4) kemarin.

"Pendapat dan teriakan-teriakan tokoh masyarakat dan anggota dewan dianggap seakan seperti angin lalu," tambahnya.

Menurutnya penundaan yang disampaikan Bupati Aceh Singkil memerintahkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) siasat untuk tetap melaksanakan hajatan yang dilakukan pihak ketiga, yakni Even Organizer (EO).

Hal senada juga disampaikan oleh Taufik anggota DPRK Aceh Singkil, bahwa bimtek desa di luar daerah cukup disayangkan. Masyarakat sangat berharap bimtek dilaksanakan di Singkil karena efek ekonominya berdampak sama masyarakat.

"Kedepan kita sangat berharap bimtek dilakukan di dalam Kabupaten, dan bisa terisi dan terbantu ekonomi masyarakat di tengah-tengah situasi pandemi saat ini,"ujarnya.

Menurutnya pelatihan atau bimtek memang sangat perlu menambah kapasitas sumber daya manusia dan dibutuhkan. 

"Namun Pemerintah Desa juga harus menentukan sendiri paling tidak menghindari kerumunan,"tukasnya.

Sebelumnya Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid mengungkapkan bahwa Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Se-Kabupaten Aceh Singkil yang akan digelar di Kota Medan ditunda, dikarenakan adanya polemik di masyarakat.

“Kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa ini bukan dibatalkan, tetapi hanya ditunda untuk sementara guna dicarikan solusi yang terbaik, seiring adanya polemik yang simpang siur di masyarakat," kata Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Senin 29 Maret 2021, siang lalu.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa se- Kabupaten Aceh Singkil direncanakan akan berlangsung dua EO di dua tempat di wilayah Kota Medan, Sumatera Utara.

Adapun untuk klasifikasi peserta yang akan mengikuti kegiatan bimtek itu terdiri dari kepala desa dan aparatur desa dengan biaya konstribusi sebesar Rp 15 juta per desa untuk tiga peserta perangkat desa.

|KHAIRUMAN

Komentar

Loading...