Unduh Aplikasi

Bentuk Dinas Dayah, GP Ansor Puji Keputusan Plt Wali Kota Banda Aceh

Bentuk Dinas Dayah, GP Ansor Puji Keputusan Plt Wali Kota Banda Aceh
Suhendri Yasin

BANDA ACEH - Pembentukan Dinas Pendidikan Dayah dalam Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) di Pemerintah Kota Banda Aceh dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan mendasar pendidikan islami.  Namun dinas ini diharapkan tidak sekadar mengurusi infrastruktur pendidikan dayah.

“Dinas Pendidikan Dayah ini harus mampu menjadikan dayah-dayah di Banda Aceh berdaya saing. Suprastruktur dayah juga perlu diperhatikan,” kata Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor Banda Aceh, Suhendri Yasin, Senin (12/12). "Langkah Pelaksana tugas Wali Kota Banda Aceh Hasanuddin Ishak mendorong pembentukan dinas ini harus diapresiasi."

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016, Pemerintah Kota Banda Aceh juga melakukan sejumlah penyesuaian. Salah satunya adalah dengan mengkhususkan instansi yang mengelola dayah. Menurut Suhendri, ini merupakan jawaban pemerintah kota atas tantangan untuk memajukan pendidikan dayah.

Suhendri juga meminta pemerintah kota memperhatikan kesejahteraan para pendidik di dayah. Untuk itu, dia menyarankan agar dinas ini benar-benar dipimpin oleh pejabat yang memiliki keahlian dan pemahaman menyeluruh terkait dayah dan dinamikanya.

“GP Ansor akan terus mengawal pembentukan badan tersebut. Sudah selayaknya Banda Aceh yang selalu diklaim sebagai kota madani memiliki sebuah lembaga khusus yang mengurusi pendidikan keagamaan. Apalagi pemerintah pusat tengah mendorong pemberdayaan pesantren sebagai kawah candradimuka generasi bangsa yang islami,” kata Suhendri.

Komentar

Loading...