Unduh Aplikasi

Bendera Alam Peudeung Berkibar di Banda Aceh

Bendera Alam Peudeung Berkibar di Banda Aceh
Sejumlah bendera Alam Peudeung terlihat dikibarkan dipagar komplek Makam  Syeikh Baba Daud Al-Rumy, Gampong Mulia, Banda Aceh. Foto : Ist

BANDA ACEH - Sejumlah bendera Alam Peudeung dikibarkan di Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (20/8), pada gelaran peringatan 480 tahun hubungan persaudaraan Aceh-Turki yang dipusatkan di kompleks makam Syeikh Baba Daud Al-Rumy.

Darlis Azis, penyelenggara kegiatan gelaran peringatan 480 tahun hubungan persaudaraan Aceh-Turki mengatakan, bendera Alam Peudeung berkibar pada acara itu karena semangat heroik dan persatuan telah mampu menjadikan bagian diplomasi Aceh hingga ke Turki Utsmani.

Dikatakan Darlis, sejarah mengatakan bahwa bendera Alam Peudeung merupakan bendera yang telah dipakai sejak Sultan Ali Mughayat Syah berkuasa. Dimana, Bendera Alam Peudeung sudah diresmikan sebagai bendera rakyat sejak tahun 1412 M oleh kerajan-kerajaan Aceh bersatu.

"Bendera Alam Peudeung bukan bendera perlawanan atau pemberontakan, tetapi simbol kepribadian masyarakat Aceh jika merujuk kepada sejarah," kata Darlis Azis yang merupakan Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki itu.

Menurut Darlis, bendera Alam Peudeung bukan hanya bendera yang dipergunakan oleh salah satu Kerajaan Aceh beberapa abad lalu, melainkan bendera yang dipakai untuk melambangkan keteguhan hati rakyat Aceh.

"Peringatkan 480 tahun hubungan Aceh-Turki sejak 1539-2019, adalah momentum tapak tilas, bagian dari rangkaian mempromosikan Kota Banda Aceh khususnya Gampong Mulia dan Gampong Bitai sebagai salah satu sumber sejarah," sebut Darlis dalam keterangannya seperti diterima AJNN.


Foto : 

iPustakaAceh

Komentar

Loading...