Unduh Aplikasi

Bendahara Sekolah di Pidie Jaya Dinilai Tak Jujur Kelola Infak dan Zakat

Bendahara Sekolah di Pidie Jaya Dinilai Tak Jujur Kelola Infak dan Zakat

PIDIE JAYA - Banyak bendahara sekolah di Kabupaten Pidie Jaya dinilai tak jujur dalam mengelola infak dan zakat dari guru di sekolah masing-masing.

Hal itu dikatakan Kepala Baitul Mal kabupaten setempat, Tgk Marzuki kepada AJNN, Kamis (24/11). Pasalnya, sebagian bendahara sekolah di kabupaten itu tidak menyetor infak dan zakat dari guru sekolah ke rekening Baitul Mal tepat waktunya.

"Banyak bendahara sekolah yang saya pikir kurang jujur, harusnya setiap bulan pemotongan gaji untuk infak dan zakat dari guru, langsung disetor ke rekening Baitul Mal," katanya.

Banyak bendahara sekolah, kata Marzuki, menyetor infak dan zakat dari guru setelah dua hingga enam bulan menunggak, itupun setelah disurati.

"Ketika mereka (bendahara) stor ke Baitul Mal, uangnya tidak sesuai dengan data pegawai di sekolah itu. Mestinya tiap bulan bendahara langsung menyetornya ke Baitul Mal, dan tidak kurang, makanya saya bilang banyak bendahara sekolah tidak jujur dalam mengelola infak dan zakat pegawai," katanya.

Marzuki berharap, infak dan zakat pegawai di kabupaten tersebut baiknya pemotongan langsung dilakukan di Bendahara Umum Daerah (BUD) Kabupaten Pidie Jaya.

"Saya harap kedepannya, infak dan zakat PNS langsung dipotong di BUD kabupaten," katanya.

Komentar

Loading...