Unduh Aplikasi

Bencana Budaya

Bencana Budaya
Ilustrasi: WNYC

LANGKAH Pemerintah Aceh Besar mewajibkan seluruh pegawai menggunakan Bahasa Aceh dan mengenakan pakaian adat Aceh patut diapresiasi. Yang terpenting, kebijakan itu benar-benar dilaksanakan dan tidak sekadar mencari sensasi. 

Yang terpenting, aturan itu tidak menyusahkan layanan publik. Karena tugas utama pemerintah adalah memberikan pelayanan secara maksimal. Karena itu, aturan tentang penggunaan bahasa Aceh dan mengenakan pakaian Aceh harus benar-benar diperhitungkan dan tidak memberatkan aparatur sipil negara. 

Langkah ini pantas juga ditiru oleh daerah-daerah lain di Aceh. Di Aceh Tengah, misalnya, pemerintah kabupaten bisa menerapkan imbauan yang sama sebagai upaya merawat bahasa daerah di Aceh. Tentu saja di Aceh Tengah, bahasa yang digunakan adalah bahasa Gayo. 

Upaya untuk menjaga dan melestarikan bahasa daerah di Aceh perlu dilakukan bersama-sama. Karena bahasa daerah sangat penting dalam mempersatukan dan mempertahankan eksistensi wilayah. Bahasa merupakan salah satu identitas dalam peradaban bangsa. 

Saat ini, banyak keluarga yang enggan menggunakan bahasa daerah. Padahal orang tuanya memiliki bahasa ibu. Hasil kajian yang di rilis badan bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan dalam rentang waktu 2011-2019, terdapat 11 bahasa daerah yang mengalami kemerosotan. Ada empat bahasa daerah yang dinyatakan kritis, dan bahasa daerah lainnya mengalami penurunan. 

Penurunan tersebut disebabkan berbagai banyak faktor. Salah satunya adalah akibat jarang digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Bahkan ada yang merasa gengsi berbicara dengan bahasa daerah atau dengan logat daerah. 

Alhasil, banyak pula kosa kata yang tak tertularkan kepada generasi muda. Ada kata-kata yang hilang dan jarang digunakan karena proses transfer pengetahuan itu terputus. Dan ini bisa jadi ancaman dan bencana budaya. Dan efeknya lebih besar dari bencana alam yang kita kenal.

Aceh memiliki 12 bahasa yang tersebar di seluruh 23 kabupaten kota. Karena itu, seluruh elemen masyarakat di Aceh perlu membangkitkan kebanggaan terhadap bahasa daerah. Langkah kecil Pemerintah Kabupaten Aceh Besar ini mudah-mudahan dapat menyelamatkan bahasa daerah Aceh sebagai salah satu ciri dalam beragam corak budaya di Aceh. 

Komentar

Loading...