INTERMEZO

Belatung

Belatung
Ilustrasi: Reddit.

PEMERINTAH Aceh memberlakukan aturan baru bagi aparatur sipil negara dan pegawai kontrak yang akan masuk ke kantor-kantor milik Pemerintah Aceh. Untuk masuk ke dalam gedung, mereka harus memintai barkode yang terhubung dengan aplikasi pedulilindungi. 

Ya, aturan ini mirip dengan yang diterapkan di mall-mall besar di kota-kota besar di luar Aceh. Artinya, setiap orang yang akan masuk ke dalam gedung pemerintahan harus telah divaksin. 

Tapi seharusnya pemerintah bersikap adil dengan mengungkap seberapa besar uang negara yang digunakan untuk penanganan Covid-19 dan dampak-dampaknya. Termasuk siapa saja penerima, makanisme dan akurasi penerima. Apakah ada yang disunat atau bahkan tidak sampai kepada mereka yang seharusnya mendapatkan bantuan tersebut.

Pemerintah Aceh juga harus menjelaskan anggaran refocusing yang mereka buat tidak salah digunakan. Tidak dipakai untuk pengadaan-pengadaan yang mubazir, seperti pemasangan stiker atau spanduk-spanduk yang tidak tepat sasaran. 

Apakah dana yang ada benar-benar digunakan untuk memastikan bahwa rakyat kecil tidak semakin terjepit karena usaha mereka mangkrak. Atau malah uang yang ada dihabiskan untuk pesta pora. Untuk perjalanan dinas pejabat dan punggawanya atas nama kampanye Covid-19.

Lantas apakah pemerintah punya rencana lain dalam menangani dampak Covid-19. Karena selama ini, langkah yang diambil sangat mendadak. Bahkan instruksi gubernur yang ditujukan kepada pegawai di Pemerintah Aceh bisa-bisa diikuti oleh kelatahan para penjaga yang melarang masyarakat masuk ke kantor pemerintahan hanya karena belum divaksin.

Baca Selanjutnya...
Halaman 12
Editor:

Komentar Pembaca

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Loading...

Berita Terkini