Unduh Aplikasi

Belasan Kontraktor Datangi DPRK Lhokseumawe

Belasan Kontraktor Datangi DPRK Lhokseumawe
Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE – Belasan kontraktor asal Kota Lhokseumawe mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) setempat, Selasa (3/11). Kedatangan mereka untuk mengadu tentang persyaratan lelang di PT Perta Arun Gas (PAG) yang dianggap memberatkan mereka.

“Ada 58 kontraktor lokal yang terdaftar di PAG, pada pertengahan Oktober 2020 lalu dibuka pelelangan terhadap sejumlah pekerjaan di perusahaan tersebut. K dari kontraktor lokal mengadu ke DPRK, karena kami anggap ada sebuah permainan untuk memperberat aturan administrasi kepada perusahaan lokal oleh PT PAG,” kata perwakilan kontraktor lokal, Muhammad MY kepada sejumlah awak media.

Sambung Muhammad, administrasi pelelangan yang diberlakukan ole PT PAG dianggap memberatkan perusahaan lokal, hal ini dianggap menjadi permasalahan besar menyangkut akuntan publik.

“Pasalnya, pengumuman yang ditempelkan tahun 2018 dengan 2020 menyangkut dengan syaratnya sama. Tapi saat akuntan yang kami lampirkan mereka (Pihak PAG) salah kan. Nah, di sini kami duga mereka ada perusahaan yang menjadi akuntan dari luar daerah,” tuturnya.

Kata Muhammad, aturan sebelumnya, akuntan publik yang penting terdaftar di Kementerian Tenaga Kerja, sedangkan sekarang wajib terdaftar di OJK. Dan OJK terdekat hanya ada di daerah Medan, Sumatera Utara.

Muhammad juga menganggap, panitia lelang mengabaikan aturan Qanun nomor 7 tahun 2014. Dan PAG pada periode sebelumnya pernah berjanji bahwa untuk tahun ini tidak lagi mempersulit perusahaan lokal.

“Mereka kami anggap tidak bersahabat dengan lingkungan, dan juga sudah kangkangi aturan qanun Aceh. Kami susah mendapatkan pekerjaan di lingkungan PAG dan dipersulit dengan aturan adminitrasi yang sudah ada,” ujarnya.

Dalam hal ini, kata Muhammad, pihaknya mendesak PT PAG  untuk pelelangan tahun ini, bisa menggunakan akuntan publik daerah sesuai dengan yang dilampirkan di periode lalu.

Sementara itu, Ketua DPRK Lhokseumawe, Ismail A Manaf mengaku akan menyurati PT PAG, soal permasalahan kontraktor lokal serta kearifan lokal.

“Banyak keluhan yang disampaikan ke kami, kami akan segera menyurati dan memanggil pihak dari PT PAG,” jelasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diunggah AJNN belum bisa terhubung dengan pihak PT PAG.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...