Unduh Aplikasi

Belajar Melindungi dari Cina

Belajar Melindungi dari Cina
Ilustrasi: Quartz.

SENANG, mungkin. Yang jelas, kabar tentang keinginan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk membangun pelabuhan darat untuk menampung kopi para petani ini akan sangat bermanfaat bagi para petani kopi yang masih diombang ambing ketidakpastian harga kopi. 

Dry Port di Aceh Tengah ini akan memastikan setiap biji kopi berasal dari Dataran Tinggi Gayo tetap orisinil. Berbeda jika kopi Gayo dibawa ke daerah lain sebelum diekspor. Rencana lain adalah menjadikan Pelabuhan Krueng Geukueh sebagai pelabuhan ekspor yang memadai. 

Namun yang terpenting dari seluruh rencana itu adalah realisasi. Karena seindah apapun rencana, tanpa realiasi itu omong besar. Dan masyarakat kecil sudah terlalu lama dijejali dengan hal ini. Para pemimpin, terus saja menebar berbohong. 

Dulu, pernah ada saran kepada masyarakat untuk menanam pohon jabon. Pohon ini dinilai potensial untuk mendatangkan keuntungan. Namun saat ramai masyarakat hendak memanen jabon, tak ada pasar yang menampung batang kayu yang mereka tanah bertahun-tahun lamanya. 

Cerita sedih lainnya datang dari Lhok Nga, Aceh Besar. Sejumlah ikan kakap putih yang diternakkan di dalam kerambah, tak bisa dijual meski siap untuk dipanen. Saat ditanyakan kepada instansi terkait, para nelayan malah disarankan untuk mencari pasar sendiri. 

Semua fenomena ini terjadi karena oknum-oknum di pemerintah, yang seharusnya hanya bertindak sebagai regulator, juga bertindak sebagai pemain. Alih-alih membuka pasar baru untuk menampung barang yang diproduksi oleh masyarakat, mereka malah ikut menjadi pemilik barang. 

Alhasil, pemerintah menjadi saingan masyarakat. Sebagai regulator, mereka memiliki keuntungan akses yang tidak didapat oleh masyarakat kecil. Jadilah, produk-produk itu sia-sia. Alih-alih mendapatkan untung, masyarakat malah menderita akibat ketidakbecusan pemimpin mereka dalam mengembangkan perekonomian. 

Pemerintah seharusnya berdiri di atas kepentingan rakyatnya. Mereka harus menjamin bahwa rakyat mendapatkan akses seluas-luasnya ke pasar untuk menjual produk mereka lewat jalur yang dibuka oleh pemerintah. 

Pemerintah harus belajar cara melindungi kepentingan ekonomi dalam negeri dari Pemerintah Cina. Tidak hanya mencarikan lowongan kerja di dalam negeri, Pemerintah Cina bahkan ikut mencarikan lowongan pekerjaan bagi warga negara mereka di luar negeri, meski harus menyingkirkan rakyat di negeri yang dituju. Bodo amat.

Komentar

Loading...