Unduh Aplikasi

Belajar Daring dan Luring, Guru Wajib Hadir ke Sekolah

Belajar Daring dan Luring, Guru Wajib Hadir ke Sekolah
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, Lila Rosnilawati. Foto: Net

BANDA ACEH - Selama pandemi virus corona (Covid-19), Dinas Pendidikan Aceh sudah tidak lagi melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah secara tatap muka untuk sementara waktu sampai keadaan dipastikan aman dari virus mematikan itu. 

Hal itu dilakukan Disdik Aceh sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di sekolah-sekolah yang ada di Aceh, terutama di Banda Aceh dan Aceh Besar. 

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rahmad Fitri HD melalui Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, Lila Rosnilawati mengatakan, saat ini sistem belajar mengajar di sekolah dilakukan dengan dua cara, yakni secara daring dan luring. 

"Sistem belajar mengajar secara daring dan luring," kata Lila Rosnilawati saat dihubungi AJNN, Kamis, 1 Oktober 2020.

Lila menjelaskan, dalam pelaksanaan sistem belajar daring itu, para tenaga pengajar tetap harus hadir kesekolah guna memberikan pelajaran kepada siswa secara virtual atau online. 

"Kalau Luring (luar jaringan), yakni siswa datang ke sekolah dengan protokol kesehatan. Kemudian guru memberikan tugas tugas kepada siswa untum dikerjakan di rumah," ujarnya. 

Lalu selanjutnya, sambung Lila, setelah menyelesaikan tugas rumah yang diberikan para guru, para siswa-siswi kembali lagi ke sekolah untuk mengantarkan hasil tugas yang sudah dikerjakan tersebut. 

"Siswa datang kembali ke sekolah untuk memberikan tugas yang diselesaikan di rumah," tutur Lila.

Komentar

Loading...