Unduh Aplikasi

Bekas Bupati Simeulue Kembali Gugat UUPA ke MK

Bekas Bupati Simeulue Kembali Gugat UUPA ke MK
BANDA ACEH - Bekas Bupati Simeulue Darmili kembali mendaftarkan Judicial Review (JR) ke Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta, Kamis (25/8). Darmili menuntut hak konstitusinya yang telah didiskriminasi pada pasal 65 ayat (2) Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Pendaftaran gugatan tersebut diterima oleh I made Gede Widya Tanaya kabinawa bagian penerimaan perkara MK dengan no tanda terima 1610-0/PAN.MK/VIII/2016.

Kuasa Hukum Darmili, Safaruddin mengatakan permohonan ini kembali di ajukan setelah MK menolak permohonan dahulu dengan alasan tidak punya legal standing. Dalam permohonan kedua ini, pihaknya telah menambahkan kembali alasan-alasan hukum untuk memperkuat legal standing permohonan.

Menurut Safaruddin, darmili yang telah menjabat dua kali bupati kabupaten simuelue mengajukan pembatalan pasal 65 ayat (2) yang berbunyi gubernur/wakil gubernur, bupati, wakil bupati, dan wali kota/wakil wali kota memegang jabatan selama 5 tahun dan dapat dipilih kembali untuk jabatan yang sama hanya untuk satu kali masa jabatan.

"Darmili merasa di rugikan, dan kami meminta agar MK membatalkan/mencabut pasal tersebut atau memberikan penafsiran terhadap pasal tersebut berupa, gubernur/wakil gubernur, Bupati, wakil bupati, dan wali kota/wakil wali kota memegang jabatan selama 5 tahun dan dapat dipilih kembali untuk jabatan yang sama setelah jeda satu periode," harapnya.

Komentar

Loading...