Unduh Aplikasi

Bejat, Ayah Perkosa Anak Tiri di Aceh Utara

Bejat, Ayah Perkosa Anak Tiri di Aceh Utara
Foto: AJNN/Sarina

ACEH UTARA – Gadis belia berusia 14 tahun di Kabupaten Aceh Utara menjadi korban pemerkosaan oleh ayah tirinya berinisial I (58), di Kecamatan Paya Bakong, daerah setempat.

Menurut pengakuan korban, aksi bejat itu mulai dilakukan pria berusia lanjut itu terhadap anak tirinya semenjak tahun 2017 lalu. Jika dilapor ke ibunya korban diancam akan dibunuh.

Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim AKP Rustam Nawawi mengatakan, sejak duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar, korban sudah menjadi sasaran nafsu bejat ayah tirinya, sementara saat tersangka beraksi, ibunya sedang tidur di kamar sebelah karena kondisi sakit.

“Tersangka berhasil dibekuk tiga hari lalu, setelah diamankan di Polsek Paya Bakong, setelah dilaporkan oleh paman korban yang saat ini duduk di bangku kelas 6 SD,” kata Kasat Reskrim, didampingi Kanit PPA Sat Reskrim Polres Aceh Utara Bripka T Ari Andi, Jumat (4/9).

Lanjutnya, kasus tersebut awalnya terungkap saat Kanit PPA Sat Reskrim Polres Aceh Utara dijabat oleh Bripka T Ari Andi. Berdasarkan laporan yang dibuat oleh pamannya, kemudian diarahkan korban untuk divisum baru kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Dalam pemeriksaan, korban mengaku telah diperkosa ayah tirinya itu sejak tahun 2017, namun hal itu dibantah oleh pelaku, pelaku hanya mengaku hal itu baru dilakukannya sejak bulan Mei 2020 hingga akhir Agustus 2020,” ujar Kasat.

Sambung Kasat, menurut pengakuan korban selama ini korban diancam akan dibunuh oleh pelaku dan ibunya akan diceraikan jika menceritakan hal itu pada orang lain, namun saat korban merasa sudah tidak tahan lagi atas perbuatan yang membuatnya kesakitan baru kemudian nekat dan berani mengadu.

"Dalam kasus ini, kami mengamankan barang bukti pakaian korban dan hasil visum, untuk pelaku sendiri dijerat dengan Qanun Jinayah pasal 50 yang ancaman hukumannya sampai dengan 150 bulan kurungan," pungkasnya.

Komentar

Loading...