Unduh Aplikasi

Begini Kehidupan Mursyidah Tervonis Perusakan Pangkalan Gas 3 Kg

Begini Kehidupan Mursyidah Tervonis Perusakan Pangkalan Gas 3 Kg
Mursyidah. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE – Nama Mursyidah, warga Gampong Meunasah Masjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe tidak asing lagi di ingatan masyaraka.

Janda tiga anak itu divonis tiga bulan tanpa ditahan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhokseumawe, terkait perkara perusakan pangkalan gas Elpiji tiga kilogram di desa setempat.

Baca: Hakim Vonis Mursyidah Tiga Bulan Tanpa Ditahan

Usai divonis tiga bulan tanpa ditahan, dengan syarat enam bulan tidak berbuat kesalahan baru atau percobaan. Wanita yang baru ditinggali suaminya dua bulan lalu itu, kini harus menghidupi tiga anaknya seorang diri.

Tinggal di rumah berukuran 4x6, berdinding papan dan berlantaikan semen. Kini Mursyidah hanya bekerja sebagai tukang setrika baju tetangganya dengan upah Rp 140 ribu per bulan.

“Usai divonis, dan suami juga meninggal. Saya sangat kesulitan memenuhi ekonomi keluarga, namun saya harus terus berusaha,” katanya, Rabu (18/12).

Kendati demikian, Mursyidah tidak patah semangat, demi menghidupkan tiga orang anaknya tersebut. Dirinya akan terus berusaha untuk bekerja. Semua itu dilakukan guna memenuhi kebutuhan pendidikan sekolah maupun pendidikan agamanya untuk tiga orang anaknya.

Komentar

Loading...