Unduh Aplikasi

Beasiswa Tahun 2018 Tak Kunjung Cair, Bupati Aceh Tamiang Didemo Mahasiswa

Beasiswa Tahun 2018 Tak Kunjung Cair, Bupati Aceh Tamiang Didemo Mahasiswa
Aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa karena kecewa beasiswa tahun 2018 tak kunjung cair. Foto: Ist

ACEH TAMIANG - Seratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Aceh Tamiang melakukan unjuk rasa ke kantor Bupati Aceh Tamiang, Senin (22/4). Aksi tersebut dilakukan karena beasiswa tahun 2018 belum dicairkan oleh pemerintah setempat meski telah memasuki pertengahan tahun 2019.

Koordinator Aksi, Andre Pratama, dalam orasinya menyebutkan, unjuk rasa ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap kinerja Pemerintah Aceh Tamiang yang memandang sebelah mata peran mahasiswa.

"Padahal mahasiswa adalah penyeimbang dalam penyelenggaraan roda pemerintahan, sehingga seyogyanya pemerintah daerah juga memperhatikan kebutuhan mahasiswa, salah satunya beasiswa," kata Andre.

Aksi tersebut, kata Andre, dilakukan bukan tanpa alasan, pihaknya dari mahasiswa sebelumnya sudah tiga kali melakukan audiensi dengan pihak pemerintah. Namun pertemuan selama tiga kali itu hanya sebatas formalitas, tanpa ada titik terang (hasil-red) untuk proses pencairan beasiswa.

Oleh karena itu, kata Andre, hari ini mahasiswa menuntut Bupati Aceh Tamiang, selaku orang tua untuk menandatangani tiga petisi yang menjadi keinginan mahasiswa.

"Kami meminta agar Pemerintah Aceh Tamiang merealisasikan bantuan beasiswa prestasi dan kurang mampu. Kedua, menuntut agar seluruh mahasiswa yang sudah mendaftarkan beasiswa dan dinyatakan lulus dan sudah menandatangani pernyataan di atas materai 6.000 wajib dikeluarkan seluruh dananya. Ketiga, apabila tuntutan kami tidak direalisasikan dalam jangka waktu 10 hari terhitung sejak 22 April 2019, maka Bupati harus bersedia untuk turun dari jabatannya," tegas Andre.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang Mursil didampingi Wakil Bupati T Insyafuddin, Ketua DPRK Fadlon, menyampaikan bahwa beasiswa tersebut memang sudah dianggarkan dalam APBK-P Tahun 2018, namun karena anggaran perubahan gagal sehingga dialihkan ke APBK tahun 2019.

"Beasiswa tetap ada, anggarannya yang dialihkan, sebab tahun lalu tidak ada anggaran perubahan," kata bupati.

Komentar

Loading...