Unduh Aplikasi

Bayi Penderita Gizi Buruk di Agara Butuh Uluran Tangan

Bayi Penderita Gizi Buruk di Agara Butuh Uluran Tangan

ACEH TENGGARA - Seorang bayi laki - laki di Aceh Tenggara diduga mengalami gizi buruk. Bayi yang bernama Ahmad Saleh Selian ini merupakan anak kelima dari pasangan Ahmad dan Sadimah warga desa Simpang Empat Kecamatan Lawe Bulan, Aceh Tenggara.

Walaupun usia bayi tersebut sudah mencapai 7 bulan, akan tetapi kondisi fisiknya tampak berbeda dari bayi normal seumuran dengannya. Seharusnya berat badan bayi untuk anak laki - laki usia 7 bulan sesuai dengan buku Kartu Menuju Sehat (KMS) adalah 7 -10 kg, dengan panjang sekitar 65 -73 cm.

Orang tua Saleh Selian kepada AJNN mengatakan bahwa berat badan saat ini hanya 3,5 kg saat mereka menimbang anaknya. Bahkan saat dilahirkan dulu berat badan Saleh hanya 2 kg, sehingga terlihat pertumbuhan anak bungsunya ini terlihat sangat lambat.

"Anak kami sejak lahir sudah sering sakit-sakitan, namun kami tidak bisa berbuat banyak karena tidak ada biaya berobat," ujar Ahmad ayah dari Saleh Selian didampingi istri Sadimah kepada AJNN, Jum'at (6/11/2020) kemarin.

Sebelumnya menetap di Aceh Tenggara, Ahmad dan istrinya tinggal di kabupaten Aceh Tengah. Kondisi ekonomi membuat keluarga ini kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, apalagi untuk berobat.

Kepada AJNN, Ahmad mengaku sehari hari bekerja serabutan sebagai buruh kasar dengan upah minim untuk menghidupi dan menafkahi keluarganya. Selain itu Wabah Covid-19 juga berimbas bagi dirinya. Ahmad semakin kesulitan mencari kerja. Bahkan untuk sekedar menjadi buruh kasar pun sulit dia dapat.

Ahmad dan Samirah berharap perhatian pemerintah setempat, pemerintah Aceh dan para dermawan serta pemerintah pusat terhadap kondisi anaknya ini. Dirinya berharap ada kepedulian dari pihak pemerintah dan dermawan untuk membantu ekonomi keluarganya.

"Kami akan sangat berterima kasih jika ada yang bantuan. Sehingga kami sebagai orang tua bisa memberikan asupan gizi yang seimbang, sehingga pertumbuhan badan anak Saleh dapat normal seperti tumbuh kembang anak-anak sehat seusianya," ujar Ahmad dengan ekspresi wajah sedih.  

JAPAR

Komentar

Loading...