Unduh Aplikasi

Bawaslu Tulalit

Bawaslu Tulalit
Foto layar laman bermasalah milik Bawaslu.
PERTARUNGAN menuju Pemilihan Kepala Daerah Aceh 2017 baru dimulai. Namun tanda-tanda ketidakprofesionalan Badan Pengawas Pemilu telah terlihat. Lembaga ini telah berlaku diskriminatif--kalau tak mau dikatakan curang--karena memasang sebuah infografis yang menunjukkan keberpihakan di laman resmi mereka.

Infografis itu dengan sangat gamblang memampangkan foto dan keterangan empat kandidat. Mereka adalah Muzakir Manaf, Irwandi Yusuf, Zakaria Saman dan Tarmizi A Karim. Padahal, dua kandidat lain, Zaini Abdullah dan Abdullah Puteh telah mendaftar ke Komisi Independen Pemilihan Aceh. Infografis itu diberi judul: Figur Potensial Pilkada Serentak 2017.

Bawaslu jelas-jelas mengabaikan keberadaan calon lain yang maju lewat jalur perseorangan, Zaini Abdullah dan Abdullah Puteh. Wajar saja jika juru bicara Tim Pemenangan Zaini Abdullah-Nasaruddin, Fauzan Febriansyah, berang. Tindakan Bawaslu ini sangat merugikan kandidat lain karena sudah dianggap kalah.

Tindakan Bawaslu, kata Fauzan, mencederai semangat netralitas penyelenggaran pemilu. Sebagaimana yang tercantum sebagai tagline portal resmi lembaga itu: Dari Bawaslu Kita Selamatkan Pemilu Indonesia. Jika penilaian ini disampaikan oleh pengamat politik atau lembaga survei, tentu tidak masalah. Mereka memiliki hak menyampaikan pendapatnya sesuai profesi dan tuntutan keilmuan. Mereka juga bukan wasit dalam penyelenggaraan ini.

Namun jika itu disampaikan oleh badan yang mengaku sebagai pengawas pemilihan, itu jelas salah kaprah. Dengan mengeluarkan kandidat potensial, artinya Bawaslu menggiring opini. Bawaslu berkesimpulan hanya empat kandidat gubernur yang layak dipilih. Yang lain, tidak.

Bahkan jika hal ini merupakan sebuah ketidaksengajaan, hal ini sangat tidak dapat ditolerir. Sebagai pengawas pemilihan, Bawaslu berkewajiban tidak berlaku diskriminatif. Jangan heran jika nanti, pelanggaran pemilu tidak akan digubris, belum apa-apa, Bawaslu sudah kehilangan fokus. Tulalit...tulalit...
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...