Unduh Aplikasi

Bawa Kayu Ilegal, Dua Warga Aceh Besar Ditangkap Polisi di Krueng Sabee

Bawa Kayu Ilegal, Dua Warga Aceh Besar Ditangkap Polisi di Krueng Sabee
Kapolsek Krueng Sabee, Ipda Adam Maulana bersama Kanit Reskrim sedang memperlihatkan kayu ilegal di Mapolsek Krueng Sabee. Foto: AJNN/Suar.

ACEH JAYA - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Krueng Sabee mengamankan dua orang pembawa kayu ilegal asal Aceh Besar di Desa Padang Datar, Kecamatan Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya pada Selasa (28/4) Sore kemarin.

Kedua warga Aceh Besar itu ditangkap polisi setelah kedapatan membawa kayu yang diangkut dari pedalaman kecamatan Krueng Sabee tanpa dilengkapi dengan surat-surat yang sah.

Kapolsek Krueng Sabee, Ipda Adam Maulana mengatakan, penangkapan dua orang warga Aceh Besar bersama barang bukti tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat, bahwa adanya dugaan aktivitas pengangkutan kayu ilegal menggunakan mobil truk isuzu warna putih.

"Berawal dari informasi tersebut kita langsung mengecek ke lapangan tepatnya di desa Padang Datar dan ternyata benar kita mendapati satu unit mobil Colt Isuzu dengan nomor polisi BL 8625 AG yang bermuatan kayu tanpa melengkapi dokumen yang sah," kata Kapolsek Ipda Adam di Mapolsek setempat, Rabu (29/4) Sore.

Akibatnya, supir inisial NR (48) dan kernetnya inisial FS (25) langsung diamankan bersama barang bukti berupa satu unit mobil Colt Isuzu warna putih beserta kayunya sebanyak lebih kurang 5 kubit.

Menurut pengakuan supir, kayu tersebut milik salah seorang warga desa Curek yang hendak dibawa ke Banda Aceh.

"Dari pengakuannya mereka memang datang dari Banda Aceh untuk mengambil kayu tersebut, dan mereka juga sudah pernah mengambil kayu daerah Aceh Jaya sebanyak 4 kali, kali ke 5 ini baru kena tangkap," ungkap Ipda Adam.

"Saat ini kita baru mengamankan dua orang pembawa kayu, sementara pemiliknya belum kita temui dan kita berharap pemilik kayunya bisa kooperatif," pungkas Adam.

Komentar

Loading...