Unduh Aplikasi

Batal Mundur, DPRK Tetap Desak Sarkawi Ajukan Surat Pengunduran Diri

Batal Mundur, DPRK Tetap Desak Sarkawi Ajukan Surat Pengunduran Diri
Potongan surat DPRK ke Bupati Bener Meriah. Foto: Dok AJNN

BANDA ACEH - Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi telah memutuskan untuk membatalkan rencana pengunduran dirinya sebagai bupati. Keputusan ini diambilnya setelah mendengarkan dan mempertimbangkan saran dari sejumlah pihak di Bener Meriah.

Pertimbangan khusus adalah nasehat dari guru - guru dan ulama dari berbagai daerah termasuk guru di pesantren tempat dirinya menempuh agama dulu. Sarkawi juga mengungkapkan kalau salah seorang menteri pada kabinet Jokowi, yaitu Sofyan Djalil juga meminta dirinya untuk tidak mundur.

Sebagai gantinya, pasangan Ahmadi dalam Pilkada 2017 lalu ini, akan mengajukan izin cuti untuk keperluan berobat, demi memulihkan kondisi dan kesehatan tubuhnya. Alasan ini pula, yang menjadi pertimbangan Sarkawi saat khutbah Idul Fitri 1441 lalu, menyatakan niat mengundurkan diri.

Baca: Batal Mundur, Sarkawi Cuma Ambil Izin Cuti untuk Berobat

Kendati Sarkawi telah mengutarakan akan membatalkan niatannya itu, Ketua DPRK Bener Meriah, Mohd Saleh, Rabu (27/5) tetap melayangkan surat kepada Bupati Bener Meriah. Surat bernomor 170/82 itu, berisi perihal pengunduran diri dari jabatan Bupati Bener Meriah.

Adapun yang menjadi dasar pertimbangan Mohd Saleh dalam surat itu adalah Surat Fraksi Golongan Karya, nomor 02/F-GOLKAR/V tanggal 26 Mei 2020, perihal tindak lanjut pernyataan pengunduran diri Bupati Bener Meriah.

Lalu, Surat Fraksi Gabungan Gerakan Nurani Nasional (FG-GNN) DPRK Bener Meriah nomor 02/FG-GNN/V tanggal 25 Mei 2020, terkait perihal tindak lanjut pernyataan pengunduran diri Bupati Bener Meriah.

Surat DPRK ke Bupati Bener Meriah. Foto: Dok AJNN

Menariknya, permintaan pernyataan pengunduran diri itu juga datang dari Fraksi PKB, dimana saat ini Sarkawi merupakan Ketua Dewan syuroh PKB Kabupaten Bener Meriah. Permintaan itu dilayangkan Fraksi PKB DPRK Bener Meriah, dengan nomor surat 02/F-PKB/V/2020.

"Berdasarkan hal tersebut diatas, maka bersama ini kami minta saudara mengajukan surat pengunduran diri secara tertulis agar dapat diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tulis Saleh dalam suratnya tersebut.

Berbanding terbalik dengan sikap Fraksi di DPRK Bener Meriah, Anggota DPR-RI Fraksi PKB Ruslan M Daud, justeru menyambangi Sarkawi di pendopo. Kepada wartawan, secara lugas ia mengatakan kedatangannya untuk menyampaikan pesan khusus Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar kepada Sarkawi.

Menurutnya, ada sejumlah hal penting yang akan dia bicarakan dengan Sarkawi. Terutama pesan khusus dari Muhaimin. Selain itu, kedatangan pria yang pernah menjabat Bupati Bireuen tersebut untuk bersilaturahmi dan menyejukkan situasi.

Baca: Ruslan M Daud: Cak Imin Minta Sarkawi Tetap Lanjutkan Roda Pemerintahan

Ruslan juga mengungkapkan kalau rencana pengunduran diri Sarkawi sudah sampai atau diketahui DPP PKB, sejak hari pertama lebaran. DPP PKB juga sudah mengadakan rapat membahas hal tersebut. Saat itu, menurut Ruslan, arahan dari DPP PKB adalah tidak ada kata mundur.

"Tidak boleh mundur. Apalagi saat ini kita semua sedang memperjuangkan masalah umat. Kalau orang baik seperti Abuya tidak ada dalam sistem, akan ada orang yang tidak baik masuk kedalam sistem. Apa jadinya nanti," kata Ruslan.

Sebelumnya, Mohd Saleh juga menanggapi keinginan Bupati Bener Meriah, Tgk Sarkawi untuk mengundurkan diri. Saat itu, Ia dalam kapasitas kelembagaan berharap Sarkawi mempertimbangkan kembali apa yang telah disampaikannya di hadapan jamaah salat Idul Fitri tadi pagi.

"Sebagai lembaga legislatif, kami tentu saja berharap bupati mempertimbangkan kembali apa yang beliau sampaikan," ujar Mohd Saleh kepada AJNN, Minggu (24/5) di Redelong.

Realisasi APBK AJay

Komentar

Loading...