Unduh Aplikasi

Basarnas Hentikan Pencarian Warga Seuradeuk Yang Hanyut di Krueng Woyla

Basarnas Hentikan Pencarian Warga Seuradeuk Yang Hanyut di Krueng Woyla
Tim pencari dari BPBD dan SAR. Foto: AJNN/Darmansyah

ACEH BARAT - Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menghentikan pencarian terhadap Hariadi, warga Desa Seuradeuk, Kecamatan Woyla Timur yang hanyut di Krueng Woyla.

Pencarian terpaksa dihentikan, lantaran telah tujuh hari dilakukan namun korban tidak ditemukan dan akan dilanjutkan kembali jika nantinya ada laporan dari masyarakat bahwa ada tanda-tanda korban terlihat di sekitar lokasi.

Koordinator Pos SAR Meulaboh, Budi Darmawan, mengatakan penghentian pencaharian dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas, dimana dalam pencaharian terhadap korban tenggelam dilakukan selama tujuh hari dan jika belum ditemukan maka dilakukan penghentian sementara.

“Untuk korban tenggelam di Woyla kemarin telah memasuki hari ketujuh dan tidak kita temukan sehingga terpaksa kita hentikan dulu, tapi nanti kalau ada laporan tanda-tanda korban terlihat akan kita lakukan pencarian kembali,” kata Budi Darmawan, kepada wartawan.

Budi mengatakan sulitnya dalam melakukan pencarian terhadap korban Hariadi lantaran air sungai Krueng Woyla saat ini sangat keruh sehingga visibility atau jarak padang nol.

Selain itu, kata dia, arus sungai yang deras serta gelombang yang kuat membuat pencarian semakin sulit dilakukan pihaknya.

“Kita sudah berupaya melakukan pencarian bahkan hingga ke muara Suak Seumaseh, namun tidak terlihat tanda-tanda, kita juga terkendala gelombang kuat dan juga jarak pandang,” sebutnya.

Sebelumnya, diberitakan Hariadi tenggelam di sungai Krueng Woyla pada minggu lalu, saat hendak menyebrang menggunakan sampan menuju kebun sawit, bersama pemiliknya Sanusi dan Marlinda.

Namun nahas tiba-tiba sampan yang mereka gunakan terbalik lantaran kuatnya arus sungai, dalam peristiwa itu Sanusi dan istrinya Marlinda selamat sedangkan Hariadi tenggelam terbawa arus.

Komentar

Loading...