Unduh Aplikasi

Barang Ilegal Senilai Rp 124 Juta Dimusnahkan

Barang Ilegal Senilai Rp 124 Juta Dimusnahkan
Pemusnahan barang ilegal, Foto: Tommy.

BANDA ACEH - Barang ilegal senilai Rp 124 juta dimusnahkan dengan cara dibakar oleh pihak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Banda Aceh, di halaman kantor setempat Selasa (18/12)

Kepala kantor Bea Cukai Banda Aceh, Bambang Lusanto menyebutkan barang yang dimusnahkan ini merupakan barang yang sudah tidak layak konsumsi atau berbahaya bagai kesehatan masyarakat. Sejumlah barang tersebut terdiri dari rokok, kosmetik, obat-obatan seperti obat kuat, makanan, alat kesehatan gigi, sextoys dan pakaian bekas.

"Sebagian barang tersebut tidak memiliki ijin edar dari pihak BPOM seperti kosmetik yang berbahaya bagi pengunanya, serta rokok tanpa ijin kepabeaan. Kalau dinilai, potensi kerugian negara secara keuangan setidaknya mencapai Rp32 juta," kata Bambang.

Ia juga menyebutkan selama kurun waktu Maret sampai Desember 2018, Bea Cukai Banda Aceh telah melakukan penindakan sebanyak 113 kali atas pelanggaran ketentuan kepabean dan cukai.

"Atas penidakan sebagaimana dimaksud tersebut telah ditetapkan sebagai barang yang dikuasai negara dan barang yang menjadi milik negara," sebutnya.

Barang ilegal hasil penegahan pihak Bea Cukai ini, kata Bambang paling banyak didapati di beberapa lokasi seperti di tempat jasa pengiriman serta di Bandara SIM, Blang Bintang yang dibawa oleh penumpang.

"Sebagian besar barang ilegal baik kosmetik, obat-obatan dan sektoys ini dikirim melalui jasa kurir pengiriman dan ada juga di bawa oleh penumpang di Bandara," katanya.

Untuk memperketat masuknya barang-barang tanpa ijin edar ini, pihak Bea Cukai Banda Aceh akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Bandara SIM, Blang Bintang, Aceh Besar serta Kantor POS untuk sama-sama mengawal agar barang-barang ilegal yang bisa membahayakan kesehatan tidak beredar luas di masyarakat.

Komentar

Loading...