Unduh Aplikasi

Barang Bukti 113 Drum BBM Ilegal Diserahkan ke Kejari Lhokseumawe

Barang Bukti 113 Drum BBM Ilegal Diserahkan ke Kejari Lhokseumawe
Barang bukti minyak yang diserahkan ke Kejari Lhokseumawe. Foto: Ist

LHOKSEUMAWE - Satuan unit Tipiter Sat Reskrim Polres Lhokseumawe melakukan serah terima barang bukti Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar tanpa dokumen resmi kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe, Jumat (8/9) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha membenarkan kalau pihaknya telah melakukan serah terima barang bukti BBM jenis solar kepada pihak Kejari.

“Seluruh barang bukti BBM tanpa memiliki dokumen resmi yang kami amankan dari beberapa lokasi sudah di tangan Kejari,” kata Budi Nasuha.

Budi menyebutkan, adapun barang bukti BBM yang diserahkan ke Kejari Lhokseumawe, yakni 20 drum minyak solar milik tersangka Zu, 30 drum milik tersangka Na, dan 63 drum milik tersangka Ja.

“Total keseluruhan barang bukti yang kami serahkan kurang lebih berjumlah 113 drum minyak jenis solar,” jelasnya.

Menurut Budi Nasuha, seluruh minyak tersebut tidak memiliki izin usaha dan menyalahgunakan pendistribusian Niaga BBM jenis solar. Seluruh hasil tangkapan ini berawal dari infomasi masyarakat. Dimana di kawasan tersebut ada BBM subsidi jenis solar yang di jual untuk para nelayan.

“Dari laporan tersebut kami tindak lanjuti dan melakukan pengembangan di sejumlah tempat. Karena usaha tersebut tidak memiliki izin dan dokumen resmi, maka tersangka dan barang bukti BBM kami amankan untuk dilakukan proses lanjutan,” ujarnya.

Untuk tersangka sendiri masih ditahan di Mapolres Lhokseumawe. Ketiga tersangka dikenakan sangkaan pasal 53 huruf a, c dan d Jo pasal 23 huruf a, c dan d Jo Psl 55 Undang-undang RI No 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi.

Komentar

Loading...